LANGIT7.ID-, Jakarta - - Sebuah unggahan di media sosial tentang pungutan sebesar Rp20 ribu atas penggunaan layanan internet satelit
Starlink di wilayah Langsa,
Aceh viral. Alasannya, hal ini dinilai sebagai tindakan korupsi sebab pihak Starlink sendiri menyatakan layanannya gratis.
Isu ini dimulai dari unggahan seorang netizen dengan akun @nar**** yang mengunggah tangkapan layar obrolan bersama kerabatnya. Obrolan tersebut menyinggung soal pungutan Rp20 ribu untuk penggunaan internet Starlink di Langsa yang dianggap sebagai pungli.
Sementara itu, akun resmi Starlink di platform X (Twitter), menyampaikan kebijakannya terkait penggunaan layan Starlink sebagai bentuk dukungan pemulihan konektivitas di daerah bencana.
Dalam pernyataannya,
Starlink menyebut layanan gratis diberikan kepada pelanggan baru maupun lama hingga akhir Desember 2025.
Baca juga: Kementerian Komdigi: Starlink di Wilayah Banjir Aceh, Gratis dan Tidak DiperjualbelikanPendiri dan CEO SpaceX,
Elon Musk menuliskan di X bahwa SpaceX memang memiliki kebijakan standar untuk menggratiskan layanan internetnya,
Starlink, dalam konteks bencana alam apa pun.
Menurut dia, tidak etis jika SpaceX memungut biaya dari layanan tersebut. "Kami memang menggratiskan Starlink setiap kali terjadi bencana alam di mana pun. Tidak pantas kalau kami mengambil untung dari musibah,” ucap Musk, Sabtu (29/11).
Bicara mengenai korban bencana alam, kebijakan tersebut tak hanya berlaku di Indonesia melainka juga berlaku untuk Sri Lanka yang turut mengalami dampak Badai Siklon Ditwah.
Dengan pemerintah Indonesia, Starlink bekerja sama untuk mempercepat relokasi terminal serta memulihkan akses internet di wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.
"Bagi mereka yang terdampak banjir parah di Indonesia, Starlink menyediakan layanan gratis bagi pelanggan baru dan lama hingga akhir Desember 2025," tulis Starlink dalam pengumuman resminya.
Baca juga: Menteri Komdigi Sampaikan Tiga Jurus Transformasi Kebijakan Digital NasionalStarlink menegaskan bahwa pelanggan aktif tidak perlu melakukan tindakan apa pun, karena layanan gratis ini akan diberikan secara otomatis ke akun masing-masing hanya ditujukan bagi pelanggan aktif. Pelanggan Starlink yang layanannya sedang ditangguhkan atau dijeda juga mendapatkan internet gratis sehingga mereka bisa mengaktifkan kembali koneksi selama periode bantuan berlaku.
Sementara untuk pelanggan baru di wilayah terdampak,
Starlink membuka akses layanan tanpa biaya. Pengguna cukup membeli dan mengaktifkan perangkat, kemudian membuat tiket dukungan dengan mencantumkan "Dukungan Banjir Indonesia" agar layanan gratis ini bisa didapatkan.
(lsi)