Kapolda Aceh Sebut Kondisi Aceh Tamiang Sangat Memprihatinkan
Lusi mahgriefie
Ahad, 07 Desember 2025 - 21:11 WIB
Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah
Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah memaparkan bahwa kondisi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh. Namun Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah paling parah dan dinilai dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
"Sebanyak 18 Kabupaten/Kota terdampak banjir. Namun, Kabupaten Aceh Tamiang merupakan wilayah yang paling parah dan sangat memprihatinkan kondisinya," ungkapnya saat apel pagi, dikutip Minggu (7/12/2025).
Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menjelaskan, di Aceh Tamiang seluruh aktivitas pemerintahan terhenti akibat bencana. Banyak rumah warga mengalami kerusakan berat, sementara korban jiwa juga dilaporkan jatuh.
"Situasinya betul-betul memprihatinkan. Pemerintah daerah tidak dapat beraktivitas karena seluruh sumber daya difokuskan pada penanganan darurat," jelas Marzuki.
Sementara itu, aktivitas pemerintahan di 17 kabupaten lainnya yang turut dilanda banjir telah kembali berjalan meskipun masih dalam tahap pemulihan.
Baca juga:Jaringan Komunikasi Terputus, Pemulihan Internet Satelit dan Perbaikan BTS Dilakukan di Sumbar
Di hadapan seluruh personel Polda Aceh, termasuk Irwasda dan para Pejabat Utama, Kapolda mengimbau agar jajaran kepolisian menunjukkan empati dan kepedulian terhadap daerah yang masih terdampak, khususnya Aceh Tamiang yang membutuhkan perhatian ekstra.
"Sebanyak 18 Kabupaten/Kota terdampak banjir. Namun, Kabupaten Aceh Tamiang merupakan wilayah yang paling parah dan sangat memprihatinkan kondisinya," ungkapnya saat apel pagi, dikutip Minggu (7/12/2025).
Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menjelaskan, di Aceh Tamiang seluruh aktivitas pemerintahan terhenti akibat bencana. Banyak rumah warga mengalami kerusakan berat, sementara korban jiwa juga dilaporkan jatuh.
"Situasinya betul-betul memprihatinkan. Pemerintah daerah tidak dapat beraktivitas karena seluruh sumber daya difokuskan pada penanganan darurat," jelas Marzuki.
Sementara itu, aktivitas pemerintahan di 17 kabupaten lainnya yang turut dilanda banjir telah kembali berjalan meskipun masih dalam tahap pemulihan.
Baca juga:Jaringan Komunikasi Terputus, Pemulihan Internet Satelit dan Perbaikan BTS Dilakukan di Sumbar
Di hadapan seluruh personel Polda Aceh, termasuk Irwasda dan para Pejabat Utama, Kapolda mengimbau agar jajaran kepolisian menunjukkan empati dan kepedulian terhadap daerah yang masih terdampak, khususnya Aceh Tamiang yang membutuhkan perhatian ekstra.