Gubernur Aceh Tegaskan Bantuan dari Luar Negeri Sah-sah Saja: Mereka Mau Bantu Masak Kita Persulit
Lusi mahgriefie
Selasa, 09 Desember 2025 - 09:41 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf tegaskan bantuan dari luar negeri sah-sah saj. Foto: tangkapan layar @muzakirmanaf1964
Pro dan kontra terkait bantuan luar negeri terhadap korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh ditanggapi oleh Gubernur AcehMuzakir Manaf atau Mualem. Menurutnya, bantuan dari luar negeri merupakan hal yang sah-sah saja dan tidak ada larangan demi penanganan pascabencana di Aceh.
"Lagipula masih banyak kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban banjir dan longsor di Aceh," katanya kepada awak media, dikutip dari akun resmi Gubernur Mualem, @muzakirmanaf1964, Selasa (9/12/2025).
Ia memberi contoh mengenai bantuan dari Malaysia yakni dari kenalan Gubernur berupa bantuan obat-obatan. Semuanya kini telah disalurkan untuk membantu warga korban terdampak banjir dan longsor di Aceh.
"Tersalurkan semuanya bahkan tidak cukup, dan mereka bahkan dalam beberapa hari ini, hari Rabu akan datang membawa obat sebanyak 3 ton lagi, bersamaan dengan dokter," katanya.
Baca juga:Kapolda Aceh Sebut Kondisi Aceh Tamiang Sangat Memprihatinkan
Ia juga menambahkan bahwa masih banyak yang kurang dan dibutuhkan korban bencana seperti misalnya tenaga medis. Untuk secepatnya dokter maupun calon dokter akan segera ditempatkan di sana.
Sementara itu, bantuan dari China yaitu didatangkannya tim pendeteksi mayat dari China dan mereka saat ini sudah berada di lapangan untuk mengevakuasi jenazah tertimbun lumpur.
"Lagipula masih banyak kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban banjir dan longsor di Aceh," katanya kepada awak media, dikutip dari akun resmi Gubernur Mualem, @muzakirmanaf1964, Selasa (9/12/2025).
Ia memberi contoh mengenai bantuan dari Malaysia yakni dari kenalan Gubernur berupa bantuan obat-obatan. Semuanya kini telah disalurkan untuk membantu warga korban terdampak banjir dan longsor di Aceh.
"Tersalurkan semuanya bahkan tidak cukup, dan mereka bahkan dalam beberapa hari ini, hari Rabu akan datang membawa obat sebanyak 3 ton lagi, bersamaan dengan dokter," katanya.
Baca juga:Kapolda Aceh Sebut Kondisi Aceh Tamiang Sangat Memprihatinkan
Ia juga menambahkan bahwa masih banyak yang kurang dan dibutuhkan korban bencana seperti misalnya tenaga medis. Untuk secepatnya dokter maupun calon dokter akan segera ditempatkan di sana.
Sementara itu, bantuan dari China yaitu didatangkannya tim pendeteksi mayat dari China dan mereka saat ini sudah berada di lapangan untuk mengevakuasi jenazah tertimbun lumpur.