home global news

Tak Bermaksud Jemawa, Laga Kontra Aljazair Jadi Ajang Uji Coba Lapangan

Ahad, 10 Oktober 2021 - 17:05 WIB
Trofi supermasi bulu tangkis dunia Thomas dan Uber Cup. Foto: Istimewa
Pelatih kepala tunggal putra PP PBSI Hendri Saputra Ho mengatakan laga penyisihan pertama Grup A Piala Thomas dapat dimanfaatkan untuk penyesuaian lapangan bagi para pemainnya.Pelatih berusia 40 tahun itu juga menyebut pertandingan tersebut dimanfaatkan untuk lebih memantapkan pola permainan para pemain.

Dalam pertandingan melawan Aljazair di Ceres Arena, Aarhus, Denmark,Ahad (10/10/2021) dini hari WIB, tiga pemain tunggal putra Indonesia memetik kemenangan sempurna straight game. Tunggal putra Jonatan Christie (Jojo) membuka kemenangan pertama Skuad Garuda dengan menundukkan Youcef Sabri Medel d21-8, 21-8 dalam waktu 22 menit.

Baca Juga:Kontribusi Freeport Indonesia, Bangun Venue hingga Bonus Atlet Papua Peraih Medali PON

"Pertandingan melawan pemain-pemain Aljazair itu kami gunakan untuk penyesuaian lapangan agar feel pemain bisa didapat. Selebihnya, pemain bisa mengetahui kondisi lapangan sekaligus mencoba shuttlecock yang dipakai di sini,” kata Hendri dalam keterangan resmi di Jakarta.

"Lewat pertandingan tersebut, kami berharap agar para pemain bisa belajar untuk menerapkan strategi permainan mereka dengan baik," ujarnya.

Sementara, tunggal putra yang memberikan poin pertama dalam laga Indonesia kontra Aljazair, Jojo pun mengungkapkan hal senada. Tidak bermaksud merendahkan skuad Aljazair, namun dia menegaskan laga tersebut dijadikannya sebagai ajang untuk penyesuaian lapangan.

Baca Juga:Profil Leani, Peraih Emas Paralimpiade yang Sempat Kecelakaan Motor
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
piala thomas 2020 hendri saputra ho chico aura dwi wardoyo pbsi bulu tangkis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya