Trump Larang 6 Negara Masuk AS, Termasuk Palestina dan Suriah
Esti setiyowati
Kamis, 18 Desember 2025 - 17:42 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang warga dari enam negara masuk ke Amerika Serikat, termasuk Palestina hingga Suriah. Foto: Istimewa.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melarang warga dari enam negara masuk ke Amerika Serikat, termasuk Palestina hingga Suriah.
Gedung Putih, pada Selasa (16/12/2025), memberlakukanlarangan perjalanan terhadap enam negara baru, yakni Burkina Faso, Mali, Niger, Sudah Selatan, Suriah, dan pemegang paspor yang dikeluarkan Otoritas Palestina.
Enam negara tersebut menambah 12 negara sebelumnya yang telah diumumkan pada Juni lalu.
Baca juga: Ronaldo Makan Malam Bareng Trump dan MBS, Barron Langsung Jadi Fans Berat
Dekrit tersebut tidak menyebut Palestina, yang tidak diakui Washington sebagai negara, baik secara nama maupun sebagai wilayah Palestina yang diduduki.
“Beberapa kelompok teroris yang ditetapkan AS beroperasi aktif di Tepi Barat atauJalur Gaza dan telah membunuh warga negara Amerika. Selain itu, perang baru-baru ini di daerah-daerah ini kemungkinan mengakibatkan terganggunya kemampuan pemeriksaan dan penyaringan,”
“Mengingat faktor-faktor ini, dan mengingat lemahnya atau tidak adanya kendali yang dilakukan oleh Otoritas Palestina (PA) atas daerah-daerah ini, individu yang mencoba bepergian dengan dokumen perjalanan yang dikeluarkan atau disetujui oleh PA saat ini tidak dapat diperiksa dan disetujui dengan benar untuk masuk ke Amerika Serikat.” kata Gedung Putih.
Gedung Putih, pada Selasa (16/12/2025), memberlakukanlarangan perjalanan terhadap enam negara baru, yakni Burkina Faso, Mali, Niger, Sudah Selatan, Suriah, dan pemegang paspor yang dikeluarkan Otoritas Palestina.
Enam negara tersebut menambah 12 negara sebelumnya yang telah diumumkan pada Juni lalu.
Baca juga: Ronaldo Makan Malam Bareng Trump dan MBS, Barron Langsung Jadi Fans Berat
Dekrit tersebut tidak menyebut Palestina, yang tidak diakui Washington sebagai negara, baik secara nama maupun sebagai wilayah Palestina yang diduduki.
“Beberapa kelompok teroris yang ditetapkan AS beroperasi aktif di Tepi Barat atauJalur Gaza dan telah membunuh warga negara Amerika. Selain itu, perang baru-baru ini di daerah-daerah ini kemungkinan mengakibatkan terganggunya kemampuan pemeriksaan dan penyaringan,”
“Mengingat faktor-faktor ini, dan mengingat lemahnya atau tidak adanya kendali yang dilakukan oleh Otoritas Palestina (PA) atas daerah-daerah ini, individu yang mencoba bepergian dengan dokumen perjalanan yang dikeluarkan atau disetujui oleh PA saat ini tidak dapat diperiksa dan disetujui dengan benar untuk masuk ke Amerika Serikat.” kata Gedung Putih.