Mengenal Aisyah, Wanita Cerdas dan Mulia Kesayangan Rasulullah
Muhajirin
Selasa, 12 Oktober 2021 - 13:40 WIB
Kaligrafi bertuliskan nama Aisyah (foto: Bincang Muslimah)
Aisyah Radiyallahu ‘anha merupakan satu-satunya gadis belia yang dinikahi oleh Rasulullah SAW. Tak heran jika beliau memperlakukan wanita mulia itu dengan memanjakannya. Beliau sangat menimbang kondisi Aisyah sesuai berdasarkan usia dan lingkungan.
Maka tak heran jika Rasulullah membiarkan Aisyah bermain dengan teman-teman sebayanya, meski itu berada di dalam rumah. Aisyah juga memiliki mainan, seperti boneka pada masa kini. Ia diperlakukan sebagai remaja yang tumbuh dengan segala kondisinya. Dia tumbuh sesuai perkembangan psikologis dan kejiwaannya.
Baca Juga: Cinta Sejati Rasulullah pada Khadijah, Cinta yang Tumbuh dalam Perjuangan
Pakar Sejarah Islam, Ustadz Asep Sobari, menceritakan, suatu ketika Rasulullah dalam perjalanan bersama Aisyah. Hingga saat tiba di tempat istirahat, beliau berseru, “Aisyah, ayo kita lari, siapa yang lebih dulu mencapai pohon itu.”
Rasulullah dan Aisyah pun berlomba lari disaksikan para sahabat. Aisyah menang. Setahun berlalu pada perjalanan serupa. Beliau kembali mengajak istri tercintanya itu lomba lari mencapai pohon tempat istirahat.
Maka tak heran jika Rasulullah membiarkan Aisyah bermain dengan teman-teman sebayanya, meski itu berada di dalam rumah. Aisyah juga memiliki mainan, seperti boneka pada masa kini. Ia diperlakukan sebagai remaja yang tumbuh dengan segala kondisinya. Dia tumbuh sesuai perkembangan psikologis dan kejiwaannya.
Baca Juga: Cinta Sejati Rasulullah pada Khadijah, Cinta yang Tumbuh dalam Perjuangan
Pakar Sejarah Islam, Ustadz Asep Sobari, menceritakan, suatu ketika Rasulullah dalam perjalanan bersama Aisyah. Hingga saat tiba di tempat istirahat, beliau berseru, “Aisyah, ayo kita lari, siapa yang lebih dulu mencapai pohon itu.”
Rasulullah dan Aisyah pun berlomba lari disaksikan para sahabat. Aisyah menang. Setahun berlalu pada perjalanan serupa. Beliau kembali mengajak istri tercintanya itu lomba lari mencapai pohon tempat istirahat.