Khutbah Tarawih: Memaknai Esensi Ramadhan, Bukan Sekadar Menahan Lapar, Ini Perbedaan 'Siyam' dan 'Shaum'
LANGIT7.ID-Jakarta; Kedatangan bulan suci Ramadhan merupakan anugerah besar yang nilainya sangat mustajab. Bukan sekadar dihitung dalam hitungan bulan atau hari, keutamaan Ramadhan mengalir di setiap detiknya. Hal ini menjadikan Ramadhan sebagai momentum emas bagi umat Islam untuk meraih pahala melalui ibadah yang utuh, baik secara lahir maupun batin.
Pesan mendalam ini disampaikan oleh Ustaz H. Anas Abdul Jalil, M.A. dalam khutbahnya di Masjid Baitul Hilmi, Tomang, Jakarta Barat. Beliau mengingatkan jemaah bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk benar-benar mengamalkan segala ilmu agama yang telah dipahami selama ini.
"Jadi sepanjang Ramadhan ini hitungannya per detik. Maka beruntunglah di bulan Ramadhan ini mereka diberikan pahala," ujar Ustaz Anas mengawali penjelasannya, dikutip Sabtu (21/2/2026).
Baca juga: Khutbah Tarawih: Catat! Ini 9 Hal yang Bisa Membatalkan Puasa Ramadhan
Dimensi Berbeda Antara Siyam dan Shaum
Dalam khutbah tersebut, Ustaz Anas mengupas secara detail esensi ibadah di bulan suci melalui dua istilah yang sering digunakan berdampingan, yakni siyam dan shaum. Ia menjelaskan bahwa keduanya memiliki penekanan yang berbeda dalam membentuk kualitas ibadah seorang Muslim.