PM Inggris Bilang Trump Tak Mau Terlibat Konflik Perang Iran, Minta Iran Menahan Diri, Partai Hijau Kutuk AS-Israel
Sururi al faruq
Senin, 02 Maret 2026 - 05:10 WIB
PM Inggris Bilang Trump Tak Mau Terlibat Konflik Perang Iran, Minta Iran Menahan Diri, Partai Hijau Kutuk AS-Israel
LANGIT7.ID-London; Perdana Menteri telah berbicara dengan Donald Trump setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah kota di Iran, termasuk ibu kota Teheran.
Sir Keir Starmer dalam pernyataan sebelumnya mengatakan bahwa pesawat-pesawat Inggris "berada di angkasa" di Timur Tengah sebagai bagian dari operasi pertahanan "untuk melindungi rakyat kami, kepentingan kami, dan sekutu kami" – hal yang kembali ia tegaskan dalam panggilan telepon dengan presiden AS tersebut.
Serangan AS-Israel dilancarkan setelah negosiasi untuk membatasi program nuklir Iran berakhir tanpa kesepakatan. Inggris tidak ikut serta dalam serangan tersebut.
Sir Keir juga merilis pernyataan bersama dengan para pemimpin Prancis dan Jerman pada hari Sabtu, yang menyerukan Iran untuk "menahan diri dari serangan militer yang tidak pandang bulu".
Sir Keir dalam pidatonya mengatakan bahwa ia menginginkan "perdamaian dan keamanan" di Timur Tengah dan "perlindungan warga sipil".
Ia menambahkan: "Iran dapat mengakhiri ini sekarang juga.
"Mereka harus menahan diri dari serangan lebih lanjut, menghentikan program senjata mereka, dan mengakhiri kekerasan serta penindasan mengerikan terhadap rakyat Iran – yang berhak menentukan masa depan mereka sendiri."
Sir Keir Starmer dalam pernyataan sebelumnya mengatakan bahwa pesawat-pesawat Inggris "berada di angkasa" di Timur Tengah sebagai bagian dari operasi pertahanan "untuk melindungi rakyat kami, kepentingan kami, dan sekutu kami" – hal yang kembali ia tegaskan dalam panggilan telepon dengan presiden AS tersebut.
Serangan AS-Israel dilancarkan setelah negosiasi untuk membatasi program nuklir Iran berakhir tanpa kesepakatan. Inggris tidak ikut serta dalam serangan tersebut.
Sir Keir juga merilis pernyataan bersama dengan para pemimpin Prancis dan Jerman pada hari Sabtu, yang menyerukan Iran untuk "menahan diri dari serangan militer yang tidak pandang bulu".
Sir Keir dalam pidatonya mengatakan bahwa ia menginginkan "perdamaian dan keamanan" di Timur Tengah dan "perlindungan warga sipil".
Ia menambahkan: "Iran dapat mengakhiri ini sekarang juga.
"Mereka harus menahan diri dari serangan lebih lanjut, menghentikan program senjata mereka, dan mengakhiri kekerasan serta penindasan mengerikan terhadap rakyat Iran – yang berhak menentukan masa depan mereka sendiri."