Silaturahmi Lintas Negara
Harmoni di Negeri Sekuler, Potret Idulfitri Mahasiswa Doktoral RI di Pesisir Timur Taiwan
Esti setiyowati
Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:03 WIB
Harmoni di Negeri Sekuler, Potret Idulfitri Mahasiswa Doktoral RI di Pesisir Timur Taiwan. Foto: dok pribadi.
Lebaran di Taiwan menghadirkan suasana yang unik. Di negara sekuler yang menjunjung tinggi kebebasan beragama itu, Idulfitri tetap dirayakan dengan meriah dan inklusif oleh komunitas Muslim, terutama diaspora Indonesia yang terdiri dari pekerja migran dan pelajar.
Meski Islam hanya dianut oleh sekitar 0,3 persen penduduk, pemerintah Taiwan dikenal cukup ramah terhadap komunitas Muslim dan memberikan ruang bagi perayaan hari besar keagamaan tersebut.
Mahasiswa asal Indonesia, Vanny El Rahman membagikan pengalamannya tiga kali merayakan Ramadhan dan Idulfitri di Kota Taipei dan Hualien.
Vanny yang tengah menempuh program doktoral Asia-Pacific Regional Studies di National Dong Hwa University di Kota Hualien, Taiwan, mengaku ada perbedaan yang cukup mencolok dalam perayaan Ramadhan dan Idulfitri dari dua kota tersebut.h
Baca juga: Lebaran di Kairo, Kisah Pelajar RI Menyaksikan Muhsinin Mesir Berbagi Iftar hingga THR
Di Taipei, shalat Id biasanya dilaksanakan di masjid besar seperti Taipei Grand Mosque atau di ruang publik yang mampu menampung jamaah dalam jumlah besar.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, shalat Id juga digelar di ruang terbuka di jantung kota, termasuk di Sun Yat-Sen Memorial Hall. Lokasi ini memudahkan para pekerja migran Indonesia yang datang dari berbagai penjuru Taiwan. Menariknya, banyak pekerja migran datang bersama majikan mereka.
Meski Islam hanya dianut oleh sekitar 0,3 persen penduduk, pemerintah Taiwan dikenal cukup ramah terhadap komunitas Muslim dan memberikan ruang bagi perayaan hari besar keagamaan tersebut.
Mahasiswa asal Indonesia, Vanny El Rahman membagikan pengalamannya tiga kali merayakan Ramadhan dan Idulfitri di Kota Taipei dan Hualien.
Vanny yang tengah menempuh program doktoral Asia-Pacific Regional Studies di National Dong Hwa University di Kota Hualien, Taiwan, mengaku ada perbedaan yang cukup mencolok dalam perayaan Ramadhan dan Idulfitri dari dua kota tersebut.h
Baca juga: Lebaran di Kairo, Kisah Pelajar RI Menyaksikan Muhsinin Mesir Berbagi Iftar hingga THR
Di Taipei, shalat Id biasanya dilaksanakan di masjid besar seperti Taipei Grand Mosque atau di ruang publik yang mampu menampung jamaah dalam jumlah besar.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, shalat Id juga digelar di ruang terbuka di jantung kota, termasuk di Sun Yat-Sen Memorial Hall. Lokasi ini memudahkan para pekerja migran Indonesia yang datang dari berbagai penjuru Taiwan. Menariknya, banyak pekerja migran datang bersama majikan mereka.