home sosok muslim

Akhlak Rasulullah kepada Tawanan Perang, Memberikan Makan yang Enak

Kamis, 14 Oktober 2021 - 16:52 WIB
ilustrasi nasi biryani (foto: langit7.id/istock)
Ada hal yang menarik dalam ayat Al-Qur’an di surat Al-Insan. Pada surat itu, Allah Ta’ala menyebut anak yatim, orang miskin, dan tawanan sebagai orang yang harus diperlakukan dengan baik. Mereka juga harus diberi makanan yang enak-enak.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan: 8).

Akhlak ini yang dipraktikkan oleh Rasulullah SAW. Beliau melihat tawanan sebagai objek dakwah, sehingga diperlakukan dengan baik. Demikian juga para sahabat beliau. Mereka mempraktikkan akhlakul karimah secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pakar Sirah Nabawiyah, Ustadz Asep Sobari, menceritakan ketika Abu Laas Ibnu Rabi’ ketika menjadi tawanan perang Badar. Kala itu Abu Laas sangat terkesan dengan perlakuan pasukan kaum muslimin. Dia mengatakan:

“Aku ditawan oleh orang-orang Anshar. Ketika kami sedang menempuh perjalnan, orang-orang Anshar yang kala itu tidak memiliki banyak kendaraan atau tidak cukup kendaraannya, mereka mempersilahkan aku sebagai tawanan mereka untuk naik kendaraan. Sementara mereka berjalan kaki.”

Baca Juga: Akhlak Rasulullah Terhadap Musuh, Tidak Membenci dan Menguburkan Jasadnya Saat Perang

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
maulid nabi muhammad saw teladan rasulullah akhlak rasulullah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya