Silaturahmi Lintas Negara
Cerita Diaspora RI di Finlandia: Lebaran Tanpa Libur, Kelar Shalat Id Langsung Kerja
Esti setiyowati
Selasa, 17 Maret 2026 - 13:31 WIB
Muhammad Rausyan Fikri, diaspora Indonesia yang merasakan Lebaran tanpa libur di Finlandia. Foto: dok. pribadi.
Menjalani ibadah Ramadhan dan merayakan Idulfitri di negeri minoritas Muslim tentu menghadirkan pengalaman yang berbeda. Hal itulah yang dirasakan oleh Muhammad Rausyan Fikri, mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh program doktoral di Tampere University, Finlandia.
Sudah empat tahun menetap di kota Tampere, Fikri mengaku suasana Ramadhan di sana sangat jauh berbeda dibandingkan dengan di Indonesia. Tidak ada suara azan yang menggema, tidak ada hiruk pikukngabuburit, hingga suasana Lebaran yang terasa seperti hari biasa.
“Ramadhan di sini sangat berbeda bila dibandingkan dengan Indonesia. Di sini Lebaran kami tetap bekerja, jadi seperti hari-hari normal saja. Tidak ada yang spesial,” ujar Fikri kepada LANGIT7.ID.
Baca juga: Mengenal Ramazan Bayram, Lebaran Khas Turki dengan Tradisi Bagi-Bagi Permen
Perbedaan paling terasa, menurut Fikri, adalah tidak adanya libur nasional saat Idulfitri. Bahkanusai menunaikan shalat Id, aktivitas kembali berjalan seperti biasa.
“Karena Lebaran masih kerja jadi nggak persiapan apa-apa. Paling cuma sekadar makanan hari itu dinikmati bareng keluarga. Shalat Id, balik kerja,” kata ayah satu anak tersebut.
Beruntung, tempatnya bekerja memberikan fleksibilitas waktu, sehingga ia tetap bisa melaksanakan ibadah di pagi hari sebelum kembali beraktivitas.
Sudah empat tahun menetap di kota Tampere, Fikri mengaku suasana Ramadhan di sana sangat jauh berbeda dibandingkan dengan di Indonesia. Tidak ada suara azan yang menggema, tidak ada hiruk pikukngabuburit, hingga suasana Lebaran yang terasa seperti hari biasa.
“Ramadhan di sini sangat berbeda bila dibandingkan dengan Indonesia. Di sini Lebaran kami tetap bekerja, jadi seperti hari-hari normal saja. Tidak ada yang spesial,” ujar Fikri kepada LANGIT7.ID.
Baca juga: Mengenal Ramazan Bayram, Lebaran Khas Turki dengan Tradisi Bagi-Bagi Permen
Perbedaan paling terasa, menurut Fikri, adalah tidak adanya libur nasional saat Idulfitri. Bahkanusai menunaikan shalat Id, aktivitas kembali berjalan seperti biasa.
“Karena Lebaran masih kerja jadi nggak persiapan apa-apa. Paling cuma sekadar makanan hari itu dinikmati bareng keluarga. Shalat Id, balik kerja,” kata ayah satu anak tersebut.
Beruntung, tempatnya bekerja memberikan fleksibilitas waktu, sehingga ia tetap bisa melaksanakan ibadah di pagi hari sebelum kembali beraktivitas.