Drama Refund Hanania Travel: Janji 4 Hari Cair, PIC Malah Menghilang
Esti setiyowati
Jum'at, 10 April 2026 - 15:44 WIB
Ilustrasi jamaah umrah. Foto: Ist.
Polemik pengembalian dana (refund) oleh Hanania Travel kembali menjadi sorotan setelah sejumlah jamaah umrah gagal berangkat mengaku janji perusahaan untuk mengembalikan dana tidak kunjung ditepati.
Kasus ini mencuat dari unggahan akun Threads milik Dhany Wahab yang menyampaikan keluhan para jamaah terkait gagalnya keberangkatan umrah. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa lebih dari 1.500 jamaah dari 38 grup batal berangkat ke Tanah Suci dan hingga kini masih menunggu kejelasan pengembalian dana.
“Kami berharap dana kami tetap bisa kembali (refund) sesuai janji-janji yang disampaikan Hanania,” tulis Dhany dalam unggahannya di Threads.
Baca juga: Hanania Travel Diduga Gagal Terbangkan 38 Grup Umrah, 1.500 Jamaah Tuntut Refund Rp50 Miliar
Namun, harapan tersebut belum juga terealisasi. Sejumlah jamaah mengaku belum menerima pengembalian dana meskipun pembatalan keberangkatan telah terjadi sejak Maret 2026. Bahkan, dalam unggahan yang sama disebutkan bahwa pihak manajemen belum memberikan respons memadai atau menemui jamaah untuk memberikan kejelasan.
Keluhan serupa juga bermunculan dari jamaah lain di media sosial. Beberapa di antaranya menyebut bahwa mereka telah dijanjikan refund, namun hingga kini tidak ada perkembangan atau kepastian waktu pencairan dana.
Akun TikTok @jpdsaraswati mengunggah surat permohonan maaf Hanania Group terkait refund dana jamaah. Dalam surat itu, Direktur Utama Hanania Group Akhmad Syah Farhan Rachmat mengakui bahwa grup Umrah Syawal yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia gagal berangkat karena permasalahan tiket yang tidak terbit.
Kasus ini mencuat dari unggahan akun Threads milik Dhany Wahab yang menyampaikan keluhan para jamaah terkait gagalnya keberangkatan umrah. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa lebih dari 1.500 jamaah dari 38 grup batal berangkat ke Tanah Suci dan hingga kini masih menunggu kejelasan pengembalian dana.
“Kami berharap dana kami tetap bisa kembali (refund) sesuai janji-janji yang disampaikan Hanania,” tulis Dhany dalam unggahannya di Threads.
Baca juga: Hanania Travel Diduga Gagal Terbangkan 38 Grup Umrah, 1.500 Jamaah Tuntut Refund Rp50 Miliar
Namun, harapan tersebut belum juga terealisasi. Sejumlah jamaah mengaku belum menerima pengembalian dana meskipun pembatalan keberangkatan telah terjadi sejak Maret 2026. Bahkan, dalam unggahan yang sama disebutkan bahwa pihak manajemen belum memberikan respons memadai atau menemui jamaah untuk memberikan kejelasan.
Keluhan serupa juga bermunculan dari jamaah lain di media sosial. Beberapa di antaranya menyebut bahwa mereka telah dijanjikan refund, namun hingga kini tidak ada perkembangan atau kepastian waktu pencairan dana.
Akun TikTok @jpdsaraswati mengunggah surat permohonan maaf Hanania Group terkait refund dana jamaah. Dalam surat itu, Direktur Utama Hanania Group Akhmad Syah Farhan Rachmat mengakui bahwa grup Umrah Syawal yang menggunakan maskapai Garuda Indonesia gagal berangkat karena permasalahan tiket yang tidak terbit.