home edukasi & pesantren

3 Kisah Pemimpin Dzalim yang Diazab Allah SWT

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 21:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.ID/iStock)
Para pemimpin yang adil di sisi Allah SWT akan ditempatkan di atas mimbar dari cahaya. Mimbar adalah sebuah tempat khusus bagi orang-orang yang hendak berdakwah atau berceramah di hadapan umum. Mimbar Jumat misalnya, tempatnya di mihrab, untuk kepentingan imam menyampaikan khutbahnya.

Adapun cahaya adalah sebuah sinar yang menerangi kehidupan. Mimbar cahaya adalah sebuah metafor yang menggambarkan posisi yang sangat terhormat, di tempat yang tinggi, sebagaimana posisi sinar mentari atau rembulan.

Baca juga:Khasiat Al Fatihah dan Cerita Sahabat Nabi Meruqiyah Kepala Kampung

Dari Abdullah bin 'Amr bin Al 'Ash radiallahu anhuma, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh orang-orang adil di sisi Allah SWT ditempatkan di atas mimbar-mimbar dari cahaya. Yaitu orang-orang yang adil di dalam hukum, di dalam keluarga dan di dalam apa saja yang dikuasakan kepada dirinya. (HR. Imam Muslim).

Sementara, kebalikan dari pemimpin yang adil adalah pemimpin yang zalim. Zalim itu hanya satu kata, tapi punya makna yang dahsyat. Zalim bisa dimaknai sebagai bengis, kejam, tidak punya belas kasihan, dan tidak adil. Dalam Alquran, orang-orang yang tidak berhukum kepada hukum Allah SWT, selain disebut sebagai kafir (Al-Maidah: 44), fasik (Al-Maidah: 47), juga zalim (Al-Maidah: 45).

Pemimpin yang zalim adalah sosok pemimpin yang menindas rakyatnya dengan cara-cara yang kasar dan bengis. Inilah tipe pemimpin otoriter yang menindas rakyatnya sendiri. Ketika rakyat merasa takut dan tidak punya pilihan, maka dalam sistem kepemimpinan yang zalim ini semuanya cenderung diseragamkan.

Baca juga:Hukum Mengamini Doa saat Khutbah Shalat Jumat Tanpa Tahu Artinya
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
dzalim pemimpin azab pemimpin zalim
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya