home global news

Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Kebudayaan, Fokus Film hingga Museum

Selasa, 14 April 2026 - 09:03 WIB
Indonesia dan Arab Saudi Perkuat Kerja Sama Kebudayaan, Fokus Film hingga Museum
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia menerima kunjungan Menteri Kebudayaan Kerajaan Arab Saudi, Yang Mulia Pangeran Bader bin Abdullah bin Farhan AlSaud. Pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Kebudayaan di Jakarta ini menjadi momentum penting untuk semakin meningkatkan sinergi antara kedua negara, khususnya dalam memajukan pembangunan kebudayaan.

Pertemuan ini menegaskan kesamaan visi Indonesia dan Arab Saudi dalam menempatkan kebudayaan sebagai prioritas pembangunan nasional. Arab Saudi telah membentuk Kementerian Kebudayaan pada tahun 2018 dan menempatkan kebudayaan sebagai inti transformasi nasionalnya, sementara Indonesia membentuk Kementerian Kebudayaan sebagai lembaga tersendiri pada tahun 2024.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia menegaskan bahwa kebudayaan memiliki peran strategis sebagai soft power sekaligus kekuatan perekat di tengah dinamika global yang penuh tantangan saat ini. Ia menyampaikan bahwa hubungan Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi yang telah terjalin selama 76 tahun tidak hanya dibangun melalui kerja sama diplomatik formal, tetapi juga berakar kuat pada kedekatan budaya dan nilai-nilai bersama.

Menbud Fadli Zon juga menyampaikan tentang kekayaan budaya Indonesia, “Indonesia adalah negara megadiversity, keragaman ini mencerminkan kekuatan budaya yang hidup dan terus berkembang dari masa ke masa,” jelas Menteri Kebudayaan, Fadli Zon dalam keterangan resmi, Selasa (14/4/2026).

Pemerintah Republik Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Kebudayaan di kedua negara mendorong penguatan kemitraan melalui sejumlah agenda prioritas, meliputi: (1) kerja sama Warisan Budaya Takbenda (WBTb) di UNESCO; (2) penguatan kerja sama museum; dan (3) penguatan ekonomi kreatif melalui film, sastra, musik, fesyen, dan residensi.

Menteri Kebudayaan Kerajaan Arab Saudi, Yang Mulia Pangeran Bader bin Abdullah bin Farhan AlSaud, menyampaikan komitmennya untuk memperluas kerja sama kebudayaan. Ia menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap seluruh gagasan dan peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Ke depan, peluang-peluang tersebut dapat dieksplorasi lebih lanjut secara lebih komprehensif dan bermakna.

Pertemuan ini turut mengangkat isu kerja sama di tingkat global melalui UNESCO, khususnya terkait ekstensi Warisan Budaya Takbenda Arabic Calligraphy: Knowledge, Skills, and Practices yang melibatkan Arab Saudi. Indonesia telah menyampaikan permohonan resmi melalui jalur diplomatik (Note Verbale) dan mengharapkan dukungan Arab Saudi sebagai salah satu negara dalam elemen tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya