home global news

Fadli Zon Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia Arab Saudi Lewat Agenda Strategis

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB
Fadli Zon Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia Arab Saudi Lewat Agenda Strategis
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menghadiri jamuan kenegaraan dalam rangka kunjungan Menteri Kebudayaan Kerajaan Arab Saudi, Yang Mulia Pangeran Bader bin Abdullah bin Farhan AlSaud di kediaman Duta Besar Kerajaan Arab Saudi, Jakarta. Momentum ini merupakan sarana mempererat hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam penguatan kerja sama di bidang kebudayaan.

Rangkaian kunjungan Menteri Kebudayaan Kerajaan Arab ke Indonesia membahas dan mendorong penguatan kemitraan melalui sejumlah agenda prioritas, meliputi kerja sama Warisan Budaya Takbenda (WBTb) di UNESCO, penguatan kerja sama museum, serta pengembangan ekonomi kreatif di berbagai subsektor seperti film, sastra, musik, fesyen, dan program rediensi. Kedua Menteri Kebudayaan turut menyampaikan komitmennya untuk terus memperluas kerja sama bidang kebudayaan dan terbuka terhadap berbagai gagasan dan peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan secara komperehensif.

Melalui pertemuan ini, Kementerian Kebudayaan RI berharap hubungan Indonesia dan Arab Saudi tidak hanya semakin erat di tingkat pemerintahan, tetapi juga mampu mendorong interaksi yang lebih luas antar masyarakat melalui kebudayaan sebagai fondasi persahabatan yang berkelanjutan.

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon dan Menteri Kebudayaan Kerajaan Arab Saudi, Yang Mulia Pangeran Bader bin Abdullah bin Farhan AlSaud, telah melakukan pertemuan bilateral di Kantor Kementerian Kebudayaan dan kunjungan ke Museum Nasional Indonesia, serta Galeri Nasional Indonesia.

Diplomasi budaya merupakan instrumen strategis dalam memperkuat hubungan antarbangsa. Kebudayaan dipandang tidak hanya sebagai warisan, tetapi juga sebagai soft power yang mampu membangun saling pengertian, memperkuat identitas, serta membuka ruang dialog lintas budaya di tengah dinamika global.

Sebagai tindak lanjut konkret, kedua negara juga mendorong penyusunan program kerja bersama yang berkelanjutan, termasuk pembaruan nota kesepahaman (MoU) di bidang kebudayaan pada 2027 mendatang yang akan menjadi landasan formal bagi implementasi berbagai inisiatif kolaboratif.

Hadir dalam jamuan ini Menteri Agama, Nasaruddin Umar, serta sejumlah duta besar negara-negara Arab yang bertugas di Indonesia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya