home global news

Guru Besar Unpad Dinonaktifkan Usai Dugaan Pelecehan Seksual, Kampus Bentuk Tim Investigasi

Kamis, 16 April 2026 - 18:48 WIB
Guru Besar Unpad Dinonaktifkan Usai Dugaan Pelecehan Seksual, Kampus Bentuk Tim Investigasi. Foto: Ist.
Universitas Padjadjaran (Unpad) menonaktifkan sementara guru besar yang diduga menjadi pelaku pelecehan seksual di lingkungan kampus. Keputusan tersebut disampaikan oleh Rektor Unpad Prof Arief Sjamsulaksana Kartasasmita pada Kamis (16/4/2026) di Sumedang, Jawa Barat.

"Setelah menerima laporan secara lengkap pada hari yang sama Unpad segera mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan. Unpad akan konsisten melakukan proses pembuktian dan penindakan kekerasan sesuai dengan perundang-undangan, serta memprioritaskan kepentingan dan keselamatan korban," kata Prof Arief seperti dikutip dari Antara.

Baca juga:Susul UI dan ITB, Unpad Ikut Tersandung Kasus Pelecehan Seksual

Menurut Arief, langkah tersebut diambil setelah pihak kampus menerima laporan lengkap terkait dugaan kasuskekerasan seksual yang melibatkan salah satu guru besar Unpad.

Selain itu, Unpad juga membentuk tim investigasi untuk melakukan penelusuran secara objektif dan menyeluruh dengan melibatkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) serta unsur Senat Fakultas.

"Kampus tetap mengedepankan kehati-hatian dalam proses pembuktian agar tidak menimbulkan keputusan yang keliru, meskipun keberpihakan tetap diberikan kepada korban," tambahnya.

Namun, tegas Arief, apabila dalam proses investigas terbukti terjadi pelanggaran maka Unpad akan menjatuhkan sanksi seusia dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya