MoU Universitas Indonesia dan PP Muhammadiyah, Sinergi Dua Kekuatan Penting
Lusi mahgriefie
Jum'at, 17 April 2026 - 07:30 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dan Rektor UI, Heri Hermansyah usai menandatangi MoU bidang pendidikan. Foto: dok Muhammadiyah
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Universitas Indonesia (UI) bersama PP Muhammadiyah, menjadi sebuah bentuk sinergi antara dua kekuatan penting yaitu dunia akademik dan organisasi masyarakat sipil.
"Ini bukan sekadar penguatan hubungan kelembagaan, tetapi kolaborasi untuk kebaikan bersama," kata Rektor UI Heri Hermansyah, dikutip dari laman Muhammadiyah, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, kolaborasi ini memungkinkan terjadinya saling melengkapi, di mana akademisi berkontribusi melalui kedalaman ilmu dan analisis, sementara masyarakat sipil menghadirkan kepekaan sosial dan dorongan perubahan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menambahkan bahwa kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap administratif, tetapi dilanjutkan dengan program konkret yang memberi dampak nyata.
"Kami ingin MoU ini tidak sekadar tanda tangan, tetapi ada tindak lanjut yang konkret," imbuh Haedar.
Melalui MoU tersebut, kedua pihak akan mengembangkan sejumlah program, antara lain studi lanjut terstruktur bagi mahasiswa, program fast track bagi mahasiswa berprestasi, serta pelatihan dan pendidikan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Baca juga:Kerja Sama Strategis UI dan Muhammadiyah, Program Double Degree Hingga Pertukaran Dosen
"Ini bukan sekadar penguatan hubungan kelembagaan, tetapi kolaborasi untuk kebaikan bersama," kata Rektor UI Heri Hermansyah, dikutip dari laman Muhammadiyah, Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, kolaborasi ini memungkinkan terjadinya saling melengkapi, di mana akademisi berkontribusi melalui kedalaman ilmu dan analisis, sementara masyarakat sipil menghadirkan kepekaan sosial dan dorongan perubahan.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menambahkan bahwa kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap administratif, tetapi dilanjutkan dengan program konkret yang memberi dampak nyata.
"Kami ingin MoU ini tidak sekadar tanda tangan, tetapi ada tindak lanjut yang konkret," imbuh Haedar.
Melalui MoU tersebut, kedua pihak akan mengembangkan sejumlah program, antara lain studi lanjut terstruktur bagi mahasiswa, program fast track bagi mahasiswa berprestasi, serta pelatihan dan pendidikan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul.
Baca juga:Kerja Sama Strategis UI dan Muhammadiyah, Program Double Degree Hingga Pertukaran Dosen