Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Kerja Sama Strategis UI dan Muhammadiyah, Program Double Degree Hingga Pertukaran Dosen

lusi mahgriefie Kamis, 16 April 2026 - 20:49 WIB
Kerja Sama Strategis UI dan Muhammadiyah, Program Double Degree Hingga Pertukaran Dosen
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dan Rektor UI, Heri Hermansyah usai menandatangi MoU bidang pendidikan. Foto: dok Muhammadiyah
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Universitas Indonesia bersama dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU). Berbagai kerja sama strategis disiapkan, antara lain program double degree atau gelar akademik ganda hingga pertukaran dosen.

Penandatangan MoU yang dilakukan di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Senin lalu tersebut difokuskan pada penguatan bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan Rektor UI, Heri Hermansyah.

Haedar menegaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap administratif, tetapi dilanjutkan dengan program konkret yang memberi dampak nyata. "Kami ingin MoU ini tidak sekadar tanda tangan, tetapi ada tindak lanjut yang konkret," ujarnya, mengutip keterangan tertulis, Kamis (16/4/2026).

Menurut Heri, kerja sama UI dan Muhammadiyah di bidang Pendidikan ini memikirkan bagaimana caranya agar kualitas pendidikan di Indonesia bisa semakin meningkat dan merata di semua lini. "Jadi kita itu tidak bisa maju sendirian, kita harus maju bersama-sama, growing together ya seperti itu," imbuh Heri.

Baca juga: Muhammadiyah Perkuat Dakwah Kampus, Haedar Nashir Ingatkan Bahaya Politik Praktis

Dia mengatakan apa yang menjadi kelebihan UI, akan ditularkan ke seluruh pendidikan di Indonesia, begitu juga sebaliknya. Kerja sama ini diharapkan memberikan dampak yang memberikan multiplier effect. Sehingga kapasitas UI, kapasitas Muhammadiyah, dan universitas yang ada di Indonesia terus meningkat.

"Nah, hakikatnya saat kita bekerja sama dengan universitas luar negeri, kita digendong ya. Sehingga kemudian kualitas pendidikan UI itu semakin meningkat dari sisi kualitasnya, kualitas pengajaran, kualitas dosen, kualitas mahasiswa, kualitas lulusan. Sehingga kemudian mereka bisa berada pada tahap bisa berkompetisi di level global," ucapnya.

Selain bekerja sama dengan luar negeri, tambah Heri, UI juga melihat berbagai universitas lain yang ada di dalam negeri. Kemudian melakukan program yang sama, seperti double degree.

"Nah, ini juga bisa jadi pionir kita, double degree dengan universitas-universitas lokal di Indonesia. Jadi misal dua tahun di Universitas Muhammadiyah kemudian dua tahun di Universitas Indonesia," jelas Heri.

Kemudian, pembelajaran di Universitas Muhammadiyah dan pembelajaran di UI saling mengakui dan kemudian mendapat ijazah dari Muhammadiyah serta mendapat ijazah juga dari Universitas Indonesia. "Nah, itulah double degree," ucapnya.

Sementara mengenai rencana pertukaran dosen, Heri menerangkan bahwa setelah adanya program double degree kemudian menyusul pertukaran dosen.

"Dosen Muhammadiyah mengajar di UI, dosen UI mengajar di Universitas Muhammadiyah yang ada di seluruh Indonesia misal, kemudian kualitas pendidikan meningkat," tambahnya.

Tentunya program-program ini diharapkan mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memperkuat kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan kemanusiaan.

Penandatanganan MoU UI bersama Muhammadiyah juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat dalam menjawab tantangan global melalui pendidikan yang adaptif dan berintegritas.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)