Syekh Ahmad Al Misry Bantah Tuduhan Pelecehan Santri dan Isu Kabur ke Mesir
Esti setiyowati
Kamis, 23 April 2026 - 17:04 WIB
Syekh Ahmad Al Misry Bantah Tuduhan Pelecehan Santri dan Isu Kabur ke Mesir. Foto: Ist.
Syekh Ahmad Al Misry atau Ustaz SAM akhirnya buka suara terkait tuduhanpelecehan santri sesama jenis. Klarifikasi tersebut disampaikan Ustaz SAM lewat unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 23 April 2026.
Usai namanya diduga sebagai pelaku kejahatan seksual, Ustaz SAM disebut melarikan diri ke kampung halamannya di Mesir.
Dalam video tersebut, Ustaz SAM membantah bahwa dirinya kabur ke Mesir untuk menghindari proses hukum. Menurut Syekh Ahmad Al Misry, dirinya ke Mesir untuk mendampingi sang ibunda yang menjalani operasi pada 17 Maret 2026 lalu.
Baca juga:Siapa Syekh Ahmad Al Misry, Juri Hafidz Indonesia yang Tersandung Kasus Pelecehan?
"Saya Syekh Ahmad Al Misry berangkat ke Mesir pada tanggal 15 Maret 2026, saya tiba di Mesir tanggal 16 Maret 2026 karena mendampingi ibunda yang sedang sakit dan menjalani operasi pada tanggal 17 Maret 2026," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa panggilan dari kepolisian baru tiba saat dirinya sudah berada di Mesir.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Bareskrim khususnya penyidik yang memberikan kesempatan untuk mendengarkan kesaksian saya secara online," tambahnya.
Usai namanya diduga sebagai pelaku kejahatan seksual, Ustaz SAM disebut melarikan diri ke kampung halamannya di Mesir.
Dalam video tersebut, Ustaz SAM membantah bahwa dirinya kabur ke Mesir untuk menghindari proses hukum. Menurut Syekh Ahmad Al Misry, dirinya ke Mesir untuk mendampingi sang ibunda yang menjalani operasi pada 17 Maret 2026 lalu.
Baca juga:Siapa Syekh Ahmad Al Misry, Juri Hafidz Indonesia yang Tersandung Kasus Pelecehan?
"Saya Syekh Ahmad Al Misry berangkat ke Mesir pada tanggal 15 Maret 2026, saya tiba di Mesir tanggal 16 Maret 2026 karena mendampingi ibunda yang sedang sakit dan menjalani operasi pada tanggal 17 Maret 2026," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa panggilan dari kepolisian baru tiba saat dirinya sudah berada di Mesir.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Bareskrim khususnya penyidik yang memberikan kesempatan untuk mendengarkan kesaksian saya secara online," tambahnya.