Angka Pengangguran Anak Muda di Inggris Tinggi, Bos Amazon: Setop Salahkan Mereka
Lusi mahgriefie
Jum'at, 22 Mei 2026 - 08:35 WIB
Manajer Negara Amazon Inggris, John Boumphrey. Foto: bbc
Tingkat pengangguran di kalangan anak muda mencapai rekor tertinggi, namun bos Amazon Inggris, John Boumphrey mengatakan bahwa ini bukan kesalahan mereka.
"Kita harus berhenti menyalahkan kaum muda," kata John Boumphrey kepada BBC, menambahkan bahwa sistem pendidikan tidak "menghasilkan kaum muda yang siap kerja".
Hampir satu juta anak muda Inggris tidak sedang bersekolah, bekerja, atau mengikuti pelatihan, namun Boumphrey mengatakan Amazon kesulitan merekrut pekerja dengan keterampilan yang dibutuhkan.
Ia menyerukan agar pengalaman kerja diwajibkan bagi mereka yang berusia di atas 16 tahun. "Ini bukan masalah motivasi, ini masalah sistem, dan itu membutuhkan respons system," katanya melansir bbc.com, Jumat (22/5/2026).
Menurut Boumphrey, Amazon mempekerjakan 75.000 orang di Inggris, setengahnya berasal langsung dari pendidikan atau pengangguran.
Angka resmi menunjukkan tingkat pengangguran di Inggris sedikit meningkat menjadi 5% dalam tiga bulan hingga Maret dari 4,9% dalam tiga bulan hingga Februari.
Boumphrey, manajer negara Amazon untuk Inggris, mengatakan: "Saya pikir terlalu sering Anda membaca tentang kaum muda yang entah bagaimana mereka kurang motivasi, kurang ketahanan, kurang kemauan untuk mengembangkan keterampilan. Itu bukan pengalaman kami," ujarnya.
"Kita harus berhenti menyalahkan kaum muda," kata John Boumphrey kepada BBC, menambahkan bahwa sistem pendidikan tidak "menghasilkan kaum muda yang siap kerja".
Hampir satu juta anak muda Inggris tidak sedang bersekolah, bekerja, atau mengikuti pelatihan, namun Boumphrey mengatakan Amazon kesulitan merekrut pekerja dengan keterampilan yang dibutuhkan.
Ia menyerukan agar pengalaman kerja diwajibkan bagi mereka yang berusia di atas 16 tahun. "Ini bukan masalah motivasi, ini masalah sistem, dan itu membutuhkan respons system," katanya melansir bbc.com, Jumat (22/5/2026).
Menurut Boumphrey, Amazon mempekerjakan 75.000 orang di Inggris, setengahnya berasal langsung dari pendidikan atau pengangguran.
Angka resmi menunjukkan tingkat pengangguran di Inggris sedikit meningkat menjadi 5% dalam tiga bulan hingga Maret dari 4,9% dalam tiga bulan hingga Februari.
Boumphrey, manajer negara Amazon untuk Inggris, mengatakan: "Saya pikir terlalu sering Anda membaca tentang kaum muda yang entah bagaimana mereka kurang motivasi, kurang ketahanan, kurang kemauan untuk mengembangkan keterampilan. Itu bukan pengalaman kami," ujarnya.