home masjid

Maulid Nabi, Jusuf Kalla Ingatkan Fungsi Masjid di Zaman Nabi

Selasa, 19 Oktober 2021 - 11:56 WIB
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) HM Jusuf Kalla (foto: Antara)
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), HM Jusuf Kalla (JK), mengingatkan fungsi masjid pada zaman Rasulullah SAW. Ia lalu membandingkan fungsi masjid pada era sekarang ini.

“Kita berbicara tentang masjid dan peradaban di zaman Rasulullah dibandingkan dengan sekarang. pertama, tentu kita semua mengakui bagaimana pada zaman Rasulullah masjid berfungsi segalanya,” kata JK dalam Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Namun menurut dia, masjid menjadi multifungsi pada zaman nabi sangat masuk akal. Pada era itu, masyarakat dunia belum sebanyak saat ini, sehingga urusan-urusan strategis seperti pendidikan, politik, hukum, sosial, hingga ekonomi terpusat di masjid.

JK berpendapat, masjid pada masa Rasulullah jauh berbeda dibandingkan dengan zaman sekarang. Selain kondisi sosial masyarakat kala itu, jumlah masjid saat ini juga mencapai ribuan. Di Indonesia ada 800 ribu lebih masjid dan mushalla. Sementara pada zaman nabi hanya ada Masjid Nabawi.

“Maka tentu, kalau zaman Rasulullah juga berfungsi sebagai pemerintahan, pengadilan, pendidikan, dan bahkan pengobatan, tentu sekarang berbeda, karena sekarang sudah ada rumah sakit, sekolah, universitas, dan juga kegiatan lain,” kata JK.

Baca Juga:Gubernur Anies Baswedan: Masjid Harus Jadi Agen Perubahan Sosial

Kendati begitu, ada hikmah besar dari masjid multifungsi pada era nabi. Masjid menjadi tempat peningkatan peribadatan individual maupun kolektif. Di masjid pula kerjasama-kerjasama strategis bisa dilakukan, seperti peningkatan ekonomi umat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ekonomi syariah fungsi masjid maulid nabi muhammad saw
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya