DKM Masjid Quba Cibitung - Ustadz Ayub: Malaikat pun Segan dengan Nabi Muhammad SAW
Muhammad rifai akif
Rabu, 20 Oktober 2021 - 16:06 WIB
DR Ayub Rohadi. Foto : Istimewa
Syiar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW terdengar di berbagai penjuru. Salah satunya di Masjid Quba, Perumahan Telaga Sakinah, Cibitung, Bekasi, Selasa (19/10/2021), kemarin.
Dalam peringatan hari kelahiran Rasulullah ini, penceramah DR Ayub Rohadi dari Cikarang menjelaskan bahwa agar dicintai Nabi Muhammad SAW, umat Islam harus mencintainya terlebih dulu.
"Tanpa mencintai nabi, mana mungkin akan dapat balasan cinta dari Nabi Muhammad SAW," ujar ustadz Ayub.
Sebagai bukti mencintai Rasulullah salah satunya dengan meniru akhlaknya. Selain itu, sebagai tanda mencintai Baginda Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari dengan banyak membaca shalawat. Karena yang akan mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat nanti adalah umatnya yang rajin bershalawat.
Baca juga : Maulid Nabi, Jusuf Kalla Ingatkan Fungsi Masjid di Zaman Nabi
Seperti dalam tradisi masyarakat Indonesia, setiap yang akan melakukan ibadah haji selalu dititipi doa juga salam untuk Baginda Nabi Muhammad SAW.
"Apakah salamnya sampai kepada Nabi Muhammad? Tentu akan sampai. Maka rajinlah titip salam kepada Baginda Nabi setiap ada saudara atau tetangga kita yang berangkat haji atau umroh," ujarnya.
Dalam peringatan hari kelahiran Rasulullah ini, penceramah DR Ayub Rohadi dari Cikarang menjelaskan bahwa agar dicintai Nabi Muhammad SAW, umat Islam harus mencintainya terlebih dulu.
"Tanpa mencintai nabi, mana mungkin akan dapat balasan cinta dari Nabi Muhammad SAW," ujar ustadz Ayub.
Sebagai bukti mencintai Rasulullah salah satunya dengan meniru akhlaknya. Selain itu, sebagai tanda mencintai Baginda Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari dengan banyak membaca shalawat. Karena yang akan mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat nanti adalah umatnya yang rajin bershalawat.
Baca juga : Maulid Nabi, Jusuf Kalla Ingatkan Fungsi Masjid di Zaman Nabi
Seperti dalam tradisi masyarakat Indonesia, setiap yang akan melakukan ibadah haji selalu dititipi doa juga salam untuk Baginda Nabi Muhammad SAW.
"Apakah salamnya sampai kepada Nabi Muhammad? Tentu akan sampai. Maka rajinlah titip salam kepada Baginda Nabi setiap ada saudara atau tetangga kita yang berangkat haji atau umroh," ujarnya.