Pemerintah Pastikan Cadangan Pangan Aman Hadapi Potensi Dampak El Nino Godzilla
Lusi mahgriefie
Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:27 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman
Pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan nasional serta kesiapan infrastruktur pertanian dalam menghadapi potensi dampak fenomena iklim El Nino Godzilla.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa cadangan beras nasional hingga Juni 2026 mencapai sekira 5,2 juta ton. Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional dalam beberapa bulan ke depan.
"Kemudian beras di hotel, rumah, restoran, itu kurang lebih 12,5 juta ton. Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan. Kalau anggaplah yang terendah adalah 10 bulan ke depan, artinya sampai dengan bulan April. Juli sampai April itu 10 bulan ke depan," ujar Mentan dalam keterangan resminya, usai menemui Presiden Prabowo Subianto, Kamis (18/6).
Selain cadangan pangan, Mentan menyampaikan bahwa pemerintah juga telah memastikan kesiapan berbagai infrastruktur pertanian sebagai langkah mitigasi menghadapi risiko El Nino Godzilla.
Baca juga:Prediksi BMKG: El Nino Terjadi di Pertengahan Tahun, Berpotensi Lebih Panas dan Kering
Upaya tersebut meliputi pembangunan embung, irigasi pompa, sumur dalam, program pompanisasi, optimalisasi lahan, hingga pencetakan sawah baru.
"Kita sudah membangun embung, kemudian irigasi pompa, kemudian sumur dalam, kemudian pompanisasi, opla optimalisasi lahan, yaitu lahan rawa yang biasanya panen satu kali, jadi dua kali dan tiga kali. Kemudian cetak sawah kita lanjutkan. Ini semua bisa memitigasi risiko. Sekali lagi, insyaallah untuk pangan aman," jelasnya.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa cadangan beras nasional hingga Juni 2026 mencapai sekira 5,2 juta ton. Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional dalam beberapa bulan ke depan.
"Kemudian beras di hotel, rumah, restoran, itu kurang lebih 12,5 juta ton. Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan. Kalau anggaplah yang terendah adalah 10 bulan ke depan, artinya sampai dengan bulan April. Juli sampai April itu 10 bulan ke depan," ujar Mentan dalam keterangan resminya, usai menemui Presiden Prabowo Subianto, Kamis (18/6).
Selain cadangan pangan, Mentan menyampaikan bahwa pemerintah juga telah memastikan kesiapan berbagai infrastruktur pertanian sebagai langkah mitigasi menghadapi risiko El Nino Godzilla.
Baca juga:Prediksi BMKG: El Nino Terjadi di Pertengahan Tahun, Berpotensi Lebih Panas dan Kering
Upaya tersebut meliputi pembangunan embung, irigasi pompa, sumur dalam, program pompanisasi, optimalisasi lahan, hingga pencetakan sawah baru.
"Kita sudah membangun embung, kemudian irigasi pompa, kemudian sumur dalam, kemudian pompanisasi, opla optimalisasi lahan, yaitu lahan rawa yang biasanya panen satu kali, jadi dua kali dan tiga kali. Kemudian cetak sawah kita lanjutkan. Ini semua bisa memitigasi risiko. Sekali lagi, insyaallah untuk pangan aman," jelasnya.