Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home global news detail berita

Prediksi BMKG: El Nino Terjadi di Pertengahan Tahun, Berpotensi Lebih Panas dan Kering

lusi mahgriefie Sabtu, 04 April 2026 - 11:03 WIB
Prediksi BMKG: El Nino Terjadi di Pertengahan Tahun, Berpotensi Lebih Panas dan Kering
Ilustrasi: ist
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi kemarau panjang yang lebih panas dan kering akibat munculnya fenomena El Niño akan terjadi pada pertengahan 2026.

Dalam keterangan tertulisnya, BMKG menyatakan, Outlook NOAA per 12 Maret 2026 menyebutkan bahwa kondisi ENSO-netral kemungkinan bertahan hingga Mei-Juli 2026, dengan peluang El Niño meningkat sekira 62% pada Juni-Agustus 2026.

Di Indonesia, dampak utama El Niño biasanya berupa penurunan curah hujan sementara suhu udara meningkat. Hal ini bisa menyebabkan berkurangnya air di waduk dan sungai, sumur mengering, gangguan irigasi, penurunan hasil pertanian, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan mulai menghemat air dan menyiapkan cadangan sejak dini.

Khusus di Sulawesi Tengah, kewaspadaan perlu ditingkatkan. Musim kemarau 2026 diperkirakan mulai bertahap sejak Juni dan meluas pada Juli, dengan kecenderungan datang lebih awal dari biasanya.

Sekira 52% wilayah diprediksi mengalami kondisi lebih kering dari normal, dan hampir 44.8% wilayah berpotensi mengalami durasi kemarau lebih panjang. Puncak kemarau diperkirakan terjadi pada September 2026.

Secara sederhana, kondisi ini berarti masyarakat berpotensi menghadapi kemarau yang lebih cepat, lebih kering, dan lebih lama. Dampaknya akan terasa langsung, seperti berkurangnya air sumur, mengecilnya mata air, tanah retak, tanaman mudah layu, dan meningkatnya biaya pemenuhan air. Petani akan menghadapi tantangan dalam pengairan, sementara pemerintah perlu memastikan ketersediaan air bersih dan mengantisipasi kebakaran lahan.

Meski demikian, pada awal tahun 2026 kondisi laut di sekitar Indonesia, termasuk Sulawesi Tengah, masih relatif hangat dan dapat membantu pembentukan awan. Namun memasuki pertengahan tahun, berbagai faktor seperti berkembangnya El Niño, dominasi angin timuran, aktifnya monsun Australia, dan bergesernya jalur pembentukan awan (ITCZ) ke utara akan mengurangi peluang hujan.

Beberapa wilayah seperti Donggala, Parigi Moutong, dan Sigi sudah menunjukkan tanda kewaspadaan, bahkan BMKG telah mengingatkan potensi kekeringan meteorologis sejak Februari 2026.

Ini menunjukkan bahwa ancaman bukan sekadar wacana, tetapi perlu diantisipasi sejak dini.

Tak Perlu Panik

Langkah utama yang diperlukan adalah kesiapsiagaan, bukan kepanikan. Masyarakat dapat mulai dengan menghemat air, memperbaiki kebocoran, menampung air hujan, dan menggunakan air secara bijak.

Petani dapat menyesuaikan waktu tanam dan memilih tanaman yang lebih tahan kering. Pemerintah daerah perlu memperkuat distribusi air bersih, pengelolaan tampungan air, serta kesiapsiagaan terhadap kebakaran.

BMKG menegaskan bahwa pemantauan kondisi atmosfer akan terus dilakukan secara berkala hingga akhir tahun.

Perkembangan fenomena El Niño akan terus diperbarui seiring dengan dinamika iklim global yang masih sangat dinamis.

Dengan potensi perubahan cuaca dari fase hujan ke kemarau yang ekstrem dalam satu tahun, kesiapsiagaan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan