Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 20 Juni 2026
home global news detail berita

5 Negara Ini Umumkan Telah Kedatangan El Nino, Bahkan Ada yang Keluarkan Peringatan Cuaca Buruk

lusi mahgriefie Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:05 WIB
5 Negara Ini Umumkan Telah Kedatangan El Nino, Bahkan Ada yang Keluarkan Peringatan Cuaca Buruk
El Nino yang melanda Jepang telah menyebabkan kekeringan. sumber: Reuters
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) telah mengonfirmasi peluang 80 persen terhadap terjadinya fenomena iklim El Nino sebelum September, dan 90 persen sebelum November. PBB pun telah memperingatkan bahwa dunia harus bersiap menghadapi kembalinya El Nino dan peningkatan suhu global serta cuaca ekstrem yang ditimbulkannya.

Menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) Perserikatan Bangsa-Bangsa, pola cuaca El Nino ditandai dengan pemanasan suhu permukaan laut di Pasifik Khatulistiwa bagian tengah dan timur dan biasanya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun, berlangsung sekira sembilan hingga 12 bulan.

"Kemungkinan hal ini berlanjut hingga setidaknya November mendekati atau di atas 90 persen," kata WMO mengutip The Guardian.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga memperingatkan dalam pesan video setelah publikasi tersebut bahwa dunia harus memperlakukan ini sebagai "peringatan iklim mendesak".

"Satu-satunya respons yang efektif adalah aksi iklim yang setara dengan krisis, mengakhiri ketergantungan pada bahan bakar fosil, mempercepat peralihan ke energi terbarukan, melindungi yang paling rentan, dan menyediakan sistem peringatan dini untuk semua," ujarnya melansir Aljazeera.

Hingga kini tercatat ada lima negara telah mengumumkan kedatangan El Nino yaitu Jepang, China, Australia, Amerika, dan Inggris.

Di Australia sendiri, terakhir kali mengalami El Nino adalah dari tahun 2023 hingga 2024, dan menyebabkan periode tiga bulan terkering yang pernah tercatat. Sebelum itu, salah satu peristiwa terkuat pada tahun 2015 dan 2016 menyebabkan kekeringan yang meluas dan penurunan produksi biji minyak dan biji-bijian.

Baca juga: Analisis Dampak El Nino di Dunia: Bagaimana Iklim Global, Harga Pangan Hingga Risiko Kemanusiaan

Para sejarawan mengatakan bahwa kejadian El Nino di masa lalu telah menyebabkan kelaparan yang menewaskan jutaan orang, terutama pada tahun 1877 dan 1878.

Negara yang telah kedatangan El Nino tahun ini:

Jepang

Badan Meteorologi Jepang menjadi organisasi nasional besar pertama yang mengkonfirmasi dimulainya fenomena tersebut. Secara resmi, mereka menyatakan bahwa kondisi El Nino telah terbentuk pada awal Juni 2026 dan hadir di seluruh Pasifik khatulistiwa sejak musim semi 2026. Mengutip CN Traveller, Sabtu (20/6/2026).

Suhu permukaan laut di wilayah Nino 3 yang dipantau ketat oleh badan tersebut sudah 1,2°C di atas normal selama bulan Mei, sementara air hangat yang tidak biasa di bawah Pasifik terus menyebar ke arah timur dan angin pasat di atasnya melemah, meletakkan dasar bagi apa yang dapat menjadi kisah iklim dominan dalam 18 bulan ke depan.

China

Kementerian Sumber Daya Air dan Pusat Iklim Nasional China telah mengeluarkan peringatan cuaca buruk, mengantisipasi kondisi banjir yang tidak terduga dan ekstrem serta suhu yang lebih tinggi dari rata-rata.

Australia

Biro cuaca Australia telah memperingatkan bahwa pola cuaca El Nino telah terbentuk di Pasifik tropis, dan dapat meningkat intensitasnya pada paruh kedua tahun ini, menjadi salah satu yang terkuat dalam tujuh dekade.

Biro Meteorologi Australia (BoM) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa suhu permukaan laut di wilayah tersebut telah melampaui ambang batas El Nino, dan indikator atmosfer juga menunjukkan bahwa fenomena tersebut telah dimulai.

"Prakiraan menunjukkan terjadinya peristiwa El Nino yang kuat hingga sangat kuat, berdasarkan tingkat pemanasan di Pasifik tropis bagian tengah," demikian pernyataan tersebut.

Baca juga: Pemerintah Pastikan Cadangan Pangan Aman Hadapi Potensi Dampak El Nino Godzilla

Sekira setengah dari model menunjukkan bahwa peristiwa ini dapat mencapai puncaknya pada tingkat tertinggi yang pernah diamati sejak tahun 1950.

Para peramal cuaca memperkirakan cuaca akan membawa curah hujan berlebihan ke Amerika dan kondisi panas serta kering ke Asia, yang sudah mengalami masalah penanaman tanaman, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang pasokan makanan.

Menurut biro tersebut, El Nino dikaitkan dengan berkurangnya curah hujan di musim dingin dan musim semi, khususnya memengaruhi pantai timur Australia dan menyebabkan suhu siang hari yang lebih tinggi di selatan.

Pola cuaca ini sangat merugikan Australia karena memengaruhi produksi pertanian di negara tersebut, yang merupakan salah satu pengekspor gandum, gula, dan daging sapi terbesar di dunia.

Para ilmuwan mengatakan perubahan iklim akan memperkuat dampak El Nino tahun ini.

Amerika Serikat

Badan Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) Amerika Serikat, secara aktif memantau peristiwa ini, memperkirakan musim yang aktif dan bergejolak dengan kondisi iklim ekstrem secara global dan kondisi badai di bawah normal di Atlantik.

Inggris

Met Office Inggris mengonfirmasi bahwa El Nino telah terbentuk di Pasifik tropis dan menandai dimulinya fase ENSO tahun 2026.

El NiNo sebelumnya telah membawa kehancuran besar di berbagai benua. Dari tahun 2015 hingga tahun berikutnya, kekeringan parah melanda sebagian Afrika selatan, Ethiopia, dan Amerika Tengah.

Tak hanya itu, kebakaran besar juga melanda hutan dan lahan gambut Indonesia yang dilanda kekeringan, serta panas laut yang luar biasa berkontribusi pada peristiwa pemutihan karang global terpanjang yang pernah tercatat.

Baca juga: Prediksi BMKG: El Nino Terjadi di Pertengahan Tahun, Berpotensi Lebih Panas dan Kering

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 20 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:50
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan