home lifestyle muslim

MUI Kota Bekasi Ingatkan Pentingnya Ketahanan Keluarga Hadapi Ancaman LGBT

Jum'at, 03 Juli 2026 - 18:30 WIB
Ilustrasi keluarga harmonis. Foto: Pexels/Nurul Sakinah Ridwan.
Tantangan sosial kemasyarakatan yang kian kompleks hari ini dinilai berakar dari rapuhnya fondasi di tingkat keluarga. Oleh karena itu, penguatan fungsi keluarga menjadi harga mati untuk membentengi generasi muda dari penyimpangan akidah maupun moral, termasuk maraknya kampanye LGBT, ateisme, dan agnostisisme.



‎Hal tersebut ditegaskan oleh Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, Ustaz Abu Deedat. Ia menjelaskan bahwa Al-Qur'an memberikan perhatian yang sangat besar terhadap isu ini, di mana terdapat sekitar 140 ayat yang membahas tentang keluarga.

Baca juga: Soroti Maraknya Kampanye LGBT, PB Pemuda Muslimin Desak Regulasi Segera Dibuat



‎"Ketahanan keluarga dalam Islam itu dimulai sejak titik awal memilih pasangan. Surah Al-Baqarah ayat 221 secara tegas mengingatkan pentingnya faktor agama dalam memilih jodoh. Dari sana, orientasi akhir sebuah rumah tangga dibentuk, yaitu untuk menyelamatkan diri dan keluarga dari api neraka, sebagaimana perintah dalam Surah At-Tahrim ayat 6," ujar Ustaz Abu Deedat, Jumat (3/7/2026).

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya