home global news

Ustaz Jeje Zaenudin: Fatwa Bukan Sekadar Teori, tapi Solusi Riil Umat

Rabu, 08 Juli 2026 - 19:34 WIB
Ustaz Jeje Zaenudin: Fatwa Bukan Sekadar Teori, tapi Solusi Riil Umat. Foto: Dok Pribadi.
Dewan Hisbah Persatuan Islam (Persis) menggelar Sidang Lengkap IV Masa Jihad 2022–2027 sebagai upaya menghadirkan panduan syariat yang adaptif terhadap dinamika zaman. Forum tertinggi para ulama dan pakar keagamaan Persis ini berlangsung khidmat di Pesantren Persis 67 Benda, Tasikmalaya, pada 8–9 Juli 2026.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persis, KH Jeje Zaenudin menegaskan bahwa Sidang Dewan Hisbah jauh melampaui sekadar forum akademik atau perdebatan fikih di atas kertas. Forum ini merupakan ikhtiar kolektif para ulama untuk melahirkan panduan hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Sunnah, dengan tetap berpijak pada realitas sosial masyarakat.

Baca juga:Ustaz Jeje Zaenudin: Wisuda Perdana STAIPI Jakarta Bukti Kegigihan di Tengah Pandemi

Menurut Kiai Jeje, produk hukum yang lahir dari Dewan Hisbah harus mampu menyentuh ranah etika bermuamalah, memperkokoh akhlak publik, serta menjawab problem sosial kontemporer, bukan lagi sebatas dikotomi kaku antara halal-haram atau sunnah-bid'ah.

"Fatwa harus menjadi solusi. Menjadi responsif terhadap perubahan zaman bukan berarti merombak prinsip syariat, melainkan menghadirkan esensi syariat agar tetap membumi dan dapat diamalkan dalam konstelasi kehidupan modern," jelas Kiai Jeje.

Salah satu sorotan utama dalam sidang kali ini adalah fenomena paradoks moral di tengah masyarakat. Kiai Jeje mencermati adanya ketidaksinkronan antara meningkatnya religiusitas ritual dengan realitas integritas sosial, yang ditandai dengan masih maraknya kasus korupsi, kekerasan seksual, hingga memudarinya empati kemanusiaan. Dalam Islam, kesalehan ritual idealnya harus berbanding lurus dengan kesalehan sosial.

"Berangkat dari sana, Dewan Hisbah memandang pentingnya menyusun panduan adab dan fikih bermedia sosial. Di era disrupsi informasi ini, panduan tersebut diharapkan mampu menuntun umat agar tetap mencerminkan keluhuran akhlak Islam saat beraktivitas di dunia maya," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya