Campur Tangan Amerika di Selat Hormuz Membahayakan Pasokan Minyak dan Gas Dunia, AS Harus Tanggung Jawab
Lusi mahgriefie
Selasa, 14 Juli 2026 - 09:44 WIB
Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Jenderal Hossein Mohebbi. Foto: Tasnim News Agency
Intervensi yang dilakukan Amerika Serikat di Selat Hormuz telah membahayakan keamanan energi global, diantaranya terkait pasokan minyak dan gas dunia. Iran menekankan akan terus menjalani kedaulatannya atas jalur air strategis tersebut, dengan kekuatan penuh.
Hal tersebut disampaikan Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Jenderal Hossein Mohebbi melalui psena yang diunggah di akun X-nya pada hari Senin (13/7). Pernyataan ini ia sampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan para pejabat AS.
Berikut bunyi pesannya: "Amerika Serikat, dengan campur tangan di Selat Hormuz, telah menempatkan keamanan pasokan minyak dan gas dunia dalam bahaya serius dan harus dimintai pertanggungjawaban."
Ia menambahkan, pihaknya akan terus menjalankan kedaulatan dan pengelolaan kami atas Selat Hormuz dengan kekuatan dan tekad bulat, serta akan memaksa pihak asing dan sekutu mereka untuk tunduk pada kehendak bangsa Iran.
Baca juga:Selat Hormuz Ditutup, Iran Pastikan Tiap Agresi Amerika Akan Dibalas Lebih Keras
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran menegaskan kembali bahwa Angkatan Bersenjata Iran tidak akan membiarkan campur tangan AS dalam pengelolaan Selat Hormuz.
Melansir media resmi Iran, Tasnim, Mereka akan merespons secara tegas setiap upaya untuk mengganggu pelayaran kapal komersial atau kapal tanker minyak di luar jalur yang telah ditetapkan oleh Iran.
Hal tersebut disampaikan Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Jenderal Hossein Mohebbi melalui psena yang diunggah di akun X-nya pada hari Senin (13/7). Pernyataan ini ia sampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan para pejabat AS.
Berikut bunyi pesannya: "Amerika Serikat, dengan campur tangan di Selat Hormuz, telah menempatkan keamanan pasokan minyak dan gas dunia dalam bahaya serius dan harus dimintai pertanggungjawaban."
Ia menambahkan, pihaknya akan terus menjalankan kedaulatan dan pengelolaan kami atas Selat Hormuz dengan kekuatan dan tekad bulat, serta akan memaksa pihak asing dan sekutu mereka untuk tunduk pada kehendak bangsa Iran.
Baca juga:Selat Hormuz Ditutup, Iran Pastikan Tiap Agresi Amerika Akan Dibalas Lebih Keras
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran menegaskan kembali bahwa Angkatan Bersenjata Iran tidak akan membiarkan campur tangan AS dalam pengelolaan Selat Hormuz.
Melansir media resmi Iran, Tasnim, Mereka akan merespons secara tegas setiap upaya untuk mengganggu pelayaran kapal komersial atau kapal tanker minyak di luar jalur yang telah ditetapkan oleh Iran.