Kemendag Kenalkan Indonesia sebagai Pusat Fesyen Muslim Dunia Lewat JMFW 2021
Muhammad rifai akif
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 18:32 WIB
Pemerintah berupaya menjadikan Indonesia sebagai pusat industri produk halal dan kiblat fesyen muslim dunia. Foto : @kemendag/Twitter
Kementerian Perdagangan berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai pusat industri produk halal dan kiblat lewat gelaran Halal Trade Forum secara hybrid pada 22 Oktober 2021 dan Embracing Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) di Aquatik Stadium Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta pada 18 November mendatang.
Dua ajang tersebut sebagai bagian dari Trade Expo Indonesia-Digital Edition (TEI-DEI) 2021, yang berlangsung pada 21 Oktober-20 Desember 2021. Ajang TDI 2021 sendiri merupakan upaya pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat industri produk halal dan kiblat fesyen muslim dunia.
"Dalam penyelenggaraan TEI-DEI 2021 ini kita punya dua pesan yang ingin diwujudkan, yaitu Indonesia sebagai pusat industri halal dunia dan Jakarta menjadi kiblat industri fesyen Islam dunia. Kedua tersebut akan kita mulai tahun ini," terang Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melalui keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).
Baca juga : ISEF 2021 Digelar Hybrid, Gandeng 157 Desainer Fesyen Muslim
Menurut Mendag, pasar produk halal dunia adalah pasar yang sangat menjanjikan. Warga muslim dunia diperkirakan membelanjakan lebih dari USD2 triliun di sektor makanan, produk farmasi, kosmetik, fesyen, serta rekreasi.
"Saat ini, nilai ekspor produk halal Indonesia diperkirakan baru mencapai USD6 miliar atau peringkat ke-21 dunia. Sedangkan untuk eskpor fesyen muslim diperkirakan sebesar USD4,1 miliar atau peringkat ke-13 dunia," tambah Mendag Lutfi.
Mendag menambahkan, untuk meningkatkan daya saing produk halal Indonesia di pasar global Kemendag juga akan bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia melalui BNI Xpora untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus dari segi pembiayaan dan jaringan agar buyer di luar negeri melihat dan tertarik.
Dua ajang tersebut sebagai bagian dari Trade Expo Indonesia-Digital Edition (TEI-DEI) 2021, yang berlangsung pada 21 Oktober-20 Desember 2021. Ajang TDI 2021 sendiri merupakan upaya pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat industri produk halal dan kiblat fesyen muslim dunia.
"Dalam penyelenggaraan TEI-DEI 2021 ini kita punya dua pesan yang ingin diwujudkan, yaitu Indonesia sebagai pusat industri halal dunia dan Jakarta menjadi kiblat industri fesyen Islam dunia. Kedua tersebut akan kita mulai tahun ini," terang Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melalui keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).
Baca juga : ISEF 2021 Digelar Hybrid, Gandeng 157 Desainer Fesyen Muslim
Menurut Mendag, pasar produk halal dunia adalah pasar yang sangat menjanjikan. Warga muslim dunia diperkirakan membelanjakan lebih dari USD2 triliun di sektor makanan, produk farmasi, kosmetik, fesyen, serta rekreasi.
"Saat ini, nilai ekspor produk halal Indonesia diperkirakan baru mencapai USD6 miliar atau peringkat ke-21 dunia. Sedangkan untuk eskpor fesyen muslim diperkirakan sebesar USD4,1 miliar atau peringkat ke-13 dunia," tambah Mendag Lutfi.
Mendag menambahkan, untuk meningkatkan daya saing produk halal Indonesia di pasar global Kemendag juga akan bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia melalui BNI Xpora untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus dari segi pembiayaan dan jaringan agar buyer di luar negeri melihat dan tertarik.