Vaksinasi dan Prokes Kunci Pemulihan Parekraf
Garry Talentedo Kesawa
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 12:18 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. (foto: Kemenparekraf)
Vaksinasi dan protokol kesehatan yang dilakukan secara ketat menjadi kunci dari pemulihan sektor pariwisata dan industri ekonomi kreatif.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan saat ini vaksinasi yang dilakukan sudah lebih dari 100 juta orang. Sandiaga yakin jika semuanya berjalan sesuai rencana, maka industri pariwisata dan sektor industri ekonomi kreatif bisa cepat pulih.
“Hal ini didukung dengan adanya peningkatan dalam mobilitas perumahan seperti sekolah dan kantor, juga tempat rekreasi dan penjualan ritel terus meningkat sekalipun di masa PPKM,” ujar Sandiaga menutup World Marketing Forum (WMF) 2021 dikutip, Sabtu (23/10).
Baca juga:Miliki Omset Milyaran, Pemilik Usaha Baju Muslim Takua Belajar dari Kegagalan
Masyarakat sudah kembali beraktivitas dengan adanya kalibrasi untuk peningkatan kuantitas dan kualitas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Meskipun secara garis besar ekonomi kreatif mengalami laju penurunan akibat pandemi, estimasi distribusi 16 subsektor yang mayoritas juga mengalami penurunan terdapat pengecualian pada subsektor televisi, radio, aplikasi, dan game developer. Di samping itu, proporsi kontribusi subsektor kuliner, fesyen, dan kriya tidak berubah signifikan.
Sandiaga juga menegaskan banyak serentetan hal yang dapat dilakukan jika dikaitkan dengan momentum pandemi, di antaranya mencanangkan #BeliKreatifLokal yang merupakan gerakan nasional yang mampu menopang roda ekonomi Indonesia serta mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi untuk memonitoring kondisi warga negara Indonesia terkait penekanan penyebaran virus dan mobilitas.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan saat ini vaksinasi yang dilakukan sudah lebih dari 100 juta orang. Sandiaga yakin jika semuanya berjalan sesuai rencana, maka industri pariwisata dan sektor industri ekonomi kreatif bisa cepat pulih.
“Hal ini didukung dengan adanya peningkatan dalam mobilitas perumahan seperti sekolah dan kantor, juga tempat rekreasi dan penjualan ritel terus meningkat sekalipun di masa PPKM,” ujar Sandiaga menutup World Marketing Forum (WMF) 2021 dikutip, Sabtu (23/10).
Baca juga:Miliki Omset Milyaran, Pemilik Usaha Baju Muslim Takua Belajar dari Kegagalan
Masyarakat sudah kembali beraktivitas dengan adanya kalibrasi untuk peningkatan kuantitas dan kualitas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Meskipun secara garis besar ekonomi kreatif mengalami laju penurunan akibat pandemi, estimasi distribusi 16 subsektor yang mayoritas juga mengalami penurunan terdapat pengecualian pada subsektor televisi, radio, aplikasi, dan game developer. Di samping itu, proporsi kontribusi subsektor kuliner, fesyen, dan kriya tidak berubah signifikan.
Sandiaga juga menegaskan banyak serentetan hal yang dapat dilakukan jika dikaitkan dengan momentum pandemi, di antaranya mencanangkan #BeliKreatifLokal yang merupakan gerakan nasional yang mampu menopang roda ekonomi Indonesia serta mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi untuk memonitoring kondisi warga negara Indonesia terkait penekanan penyebaran virus dan mobilitas.