Kompetisi Sains Madrasah, 11 Bidang Studi Ini Bakal Dilombakan
Ahmad zuhdi
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 22:05 WIB
Ilustrasi prestasi dalam pendidikan. Foto: Langit7.id/iStock
Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 memasuki seleksi tingkat nasional. KSM tingkat nasional ini berlangsung dua hari, 23-24 Oktober 2021.
KSM Nasional diikuti siswa madrasah yang lolos seleksi berjenjang, sejak dari tingkat kabupaten/kota, hingga tingkat provinsi. Total ada 76.617 siswa yang ikut ambil bagian dalam ajang ini, terdiri atas: 24.634 siswa MI, 26.717 siswa MTs, dan 22.816 siswa MA.
Baca Juga:Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Turki Bagi Kurikulum Jadi Enam Tingkatan
“Antusias siswa madrasah tahun ini dalam mengikuti KSM sangat bagus, dibuktikan dengan lebih dari tujuh puluh ribu siswa yang mendaftar sejak seleksi di tingkat kabupaten/kota,” kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Isom Yusqi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/10).
Isom mengatakan, KSM menjadi sarana Kementerian Agama mengembangkan bakat dan minat siswa madrasah di bidang sains. Sejak kali pertama digelar pada 2012, KSM telah menjadi ajang yang positif dalam membangun iklim belajar yang kompetitif. Sejak 2018, KSM dielaborasi dengan konteks nilai-nilai Islam.
Menurut Isom, KSM Nasional akan dibuka secara virtual oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas. Tahap ini diikuti 386 siswa yang lolos seleksi di 34 provinsi. Mereka adalah para siswa terbaik tingkat provinsi untuk setiap bidang studi yang dilombakan.
Baca Juga:Jokowi: Santri Selalu Siap Siaga Bela Tanah Air Pertahankan Persatuan
KSM Nasional diikuti siswa madrasah yang lolos seleksi berjenjang, sejak dari tingkat kabupaten/kota, hingga tingkat provinsi. Total ada 76.617 siswa yang ikut ambil bagian dalam ajang ini, terdiri atas: 24.634 siswa MI, 26.717 siswa MTs, dan 22.816 siswa MA.
Baca Juga:Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Turki Bagi Kurikulum Jadi Enam Tingkatan
“Antusias siswa madrasah tahun ini dalam mengikuti KSM sangat bagus, dibuktikan dengan lebih dari tujuh puluh ribu siswa yang mendaftar sejak seleksi di tingkat kabupaten/kota,” kata Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, M Isom Yusqi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/10).
Isom mengatakan, KSM menjadi sarana Kementerian Agama mengembangkan bakat dan minat siswa madrasah di bidang sains. Sejak kali pertama digelar pada 2012, KSM telah menjadi ajang yang positif dalam membangun iklim belajar yang kompetitif. Sejak 2018, KSM dielaborasi dengan konteks nilai-nilai Islam.
Menurut Isom, KSM Nasional akan dibuka secara virtual oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas. Tahap ini diikuti 386 siswa yang lolos seleksi di 34 provinsi. Mereka adalah para siswa terbaik tingkat provinsi untuk setiap bidang studi yang dilombakan.
Baca Juga:Jokowi: Santri Selalu Siap Siaga Bela Tanah Air Pertahankan Persatuan