Presiden Iran Akhirnya Bertemu Mojtaba Khamenei, Secara Sembunyi dan Sangat Singkat
Lusi mahgriefie
Rabu, 05 Agustus 2026 - 07:52 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian
Sejak diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya yang tewas akibat serangan Amerika Serikat, keberadaan Mojtaba Khamenei hingga kini masih dirahasiakan. Bahkan dikabarkan, Presiden Iran Masoud Pezeshkian harus menemuinya secara sembunyi dan hanya diberi waktu beberapa menit saja.
Menurut sejumlah sumber kepada Iran International, Masoud Pezeshkian dibawa ke sebuah lokasi rahasia di Teheran dan hanya diberi waktu beberapa menit di dalam mobil yang gelap dengan kaca jendela berwarna gelap bersama seorang pria yang diperkenalkan sebagai Mojtaba Khamenei.
Sumber itu menambahkan, Pezeshkian tidak dapat melihat sosok pria di sampingnya dan belakangan sempat bertanya apakah suara yang didengarnya itu benar-benar berasal dari sang pemimpin tertinggi.
Keterangan mereka mengenai satu-satunya pertemuan yang diketahui antara Pezeshkian dan pemimpin tertinggi ketiga Republik Islam Iran tersebut sangat berbeda dengan versi yang disampaikan sang presiden di hadapan publik.
Pada pertengahan Mei, Pezeshkian mengatakan kepada sekelompok perwakilan asosiasi perdagangan bahwa ia telah menghabiskan waktu dua setengah jam bersama pemimpin baru tersebut dalam "suasana yang hangat."
Baca juga:Tak Tampak di Pemakaman Sang Ayah, Keberadaan Mojtaba Khamenei Masih Misteri
Namun, sumber-sumber Iran International menyatakan bahwa pertemuan itu hanya berlangsung beberapa menit, setelah itu presiden diminta untuk pergi.
Menurut sejumlah sumber kepada Iran International, Masoud Pezeshkian dibawa ke sebuah lokasi rahasia di Teheran dan hanya diberi waktu beberapa menit di dalam mobil yang gelap dengan kaca jendela berwarna gelap bersama seorang pria yang diperkenalkan sebagai Mojtaba Khamenei.
Sumber itu menambahkan, Pezeshkian tidak dapat melihat sosok pria di sampingnya dan belakangan sempat bertanya apakah suara yang didengarnya itu benar-benar berasal dari sang pemimpin tertinggi.
Keterangan mereka mengenai satu-satunya pertemuan yang diketahui antara Pezeshkian dan pemimpin tertinggi ketiga Republik Islam Iran tersebut sangat berbeda dengan versi yang disampaikan sang presiden di hadapan publik.
Pada pertengahan Mei, Pezeshkian mengatakan kepada sekelompok perwakilan asosiasi perdagangan bahwa ia telah menghabiskan waktu dua setengah jam bersama pemimpin baru tersebut dalam "suasana yang hangat."
Baca juga:Tak Tampak di Pemakaman Sang Ayah, Keberadaan Mojtaba Khamenei Masih Misteri
Namun, sumber-sumber Iran International menyatakan bahwa pertemuan itu hanya berlangsung beberapa menit, setelah itu presiden diminta untuk pergi.