home global news

Bersitegang dengan Pemimpin Tertinggi, Presiden Iran 28 Kali Ancam Mundur dari Jabatan

Rabu, 05 Agustus 2026 - 08:17 WIB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Foto: ist
Ketegangan antara Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan kantor pemimpin tertinggi kini telah mencuat ke publik. Bahkan Pezeshkian tercatat sudah 28 kali mengancam akan mengundurkan diri apabila dirinya tidak juga diizinkan untuk bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.

Dari berbagai sumber, kantor Khamenei baru menyetujuinya setelah Pezeshkian berulang kali memintanya dan mengancam akan mengundurkan diri. Selain itu sang presiden juga diberitahu bahwa berbeda dari prosedur biasanya, ia tidak akan diterima di kediaman resmi sang pemimpin.

Sebaliknya, tim pengawalnya mengantar Pezeshkian ke sebuah lokasi yang dirahasiakan di suatu tempat di Teheran. Di sana, ia dipindahkan dari kendaraannya sendiri ke kursi belakang sebuah mobil komersial berkaca gelap, tempat Khamenei rupanya sudah menunggu.

Baca juga:Presiden Iran Akhirnya Bertemu Mojtaba Khamenei, Secara Sembunyi dan Sangat Singkat

Suasana di lokasi itu cukup gelap sehingga kedua pria tersebut tidak dapat saling melihat, dan para pengawal Khamenei tidak mengizinkan adanya jabat tangan. Percakapan pun berlangsung hanya melalui suara.

Perlakuan tersebut kabarnya membuat Pezeshkian marah karena ia menganggapnya sebagai tindakan yang mempermalukan dirinya.

Menurut orang-orang di kantor kepresidenan, ia belakangan sempat bertanya apakah sosok di sampingnya itu benar-benar sang Pemimpin Tertinggi, mengingat ia hanya mendengar suara di tengah kegelapan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya