PBNU Ingatkan Nahdliyin Jangan Mudah Percaya Hoaks Jelang Muktamar Ke-35 NU
Esti setiyowati
Rabu, 05 Agustus 2026 - 14:36 WIB
PBNU Ingatkan Nahdliyin Jangan Mudah Percaya Hoaks Jelang Muktamar Ke-35 NU. Foto: Ist
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan seluruh warga Nahdlatul Ulama (Nahdliyin), terutama jajaran pengurus wilayah dan cabang, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi palsu atau hoaks menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, meminta masyarakat untuk selalu mengacu pada saluran resmi organisasi maupun media massa yang memiliki kredibilitas.
Baca juga:PBNU Rilis 501 Peserta Sementara, Masa Koreksi Dibuka hingga 6 Agustus
"Yang penting juga adalah percaya pada berita-berita yang benar. Jangan sampai percaya pada hoaks, berita-berita palsu, atau berita yang menyesatkan," kata Saifullah Yusuf dalam keterangannya, dikutip Rabu (5/8/2026).
Gus Ipul menjelaskan bahwa berbagai informasi yang beredar di luar kanal resmi PBNU belum tentu dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, ia menegaskan agar seluruh warga NU hanya merujuk pada informasi yang diterbitkan melalui jalur resmi organisasi.
"Ikuti semua kabar yang official. Karena kabar di luar sana macam-macam. Ada yang menyebarkan dokumen atau surat keputusan yang tidak ditandatangani. Itu tidak benar," tegasnya.
Selain mengingatkan soal hoaks, PBNU memastikan proses kepesertaan Muktamar Ke-35 NU berlangsung sesuai dengan ketentuan organisasi. Pengurus cabang maupun wilayah yang memenuhi persyaratan tetap memiliki hak untuk menjadi peserta muktamar.
Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, meminta masyarakat untuk selalu mengacu pada saluran resmi organisasi maupun media massa yang memiliki kredibilitas.
Baca juga:PBNU Rilis 501 Peserta Sementara, Masa Koreksi Dibuka hingga 6 Agustus
"Yang penting juga adalah percaya pada berita-berita yang benar. Jangan sampai percaya pada hoaks, berita-berita palsu, atau berita yang menyesatkan," kata Saifullah Yusuf dalam keterangannya, dikutip Rabu (5/8/2026).
Gus Ipul menjelaskan bahwa berbagai informasi yang beredar di luar kanal resmi PBNU belum tentu dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, ia menegaskan agar seluruh warga NU hanya merujuk pada informasi yang diterbitkan melalui jalur resmi organisasi.
"Ikuti semua kabar yang official. Karena kabar di luar sana macam-macam. Ada yang menyebarkan dokumen atau surat keputusan yang tidak ditandatangani. Itu tidak benar," tegasnya.
Selain mengingatkan soal hoaks, PBNU memastikan proses kepesertaan Muktamar Ke-35 NU berlangsung sesuai dengan ketentuan organisasi. Pengurus cabang maupun wilayah yang memenuhi persyaratan tetap memiliki hak untuk menjadi peserta muktamar.