Alex Eala Lolos ke 16 Besar Toronto Meski Cedera Pergelangan Kaki, Belinda Bencic Siap Duel
Sururi al faruq
Sabtu, 08 Agustus 2026 - 18:15 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Toronto; Alex Eala berhasil melewati momen menegangkan akibat cedera pergelangan kaki di set kedua serta perlawanan sengit dari petenis Amerika, Caty McNally, untuk akhirnya menang 6-3, 5-7, 6-4 dan melangkah ke babak 16 besar WTA Tour National Bank Open di Toronto pada Jumat (Sabtu waktu Filipina).
Kemenangan ini menjadi kemenangan ketiga beruntun Eala atas lawan-lawan dari Amerika, setelah sebelumnya ia mengalahkan Jessica Pegula di final Mubadala DC Open dan Alycia Parks di babak kedua Toronto. Yang lebih penting, petenis Filipina berusia 21 tahun ini masih belum terkalahkan dalam tur lapangan keras Amerika Utara, dengan catatan sempurna 7-0.
"Saya baik-baik saja," jawab Eala ketika ditanya mengenai cedera pergelangan kakinya.
"Ya, saya rasa saya bertahan di pertandingan itu. Sungguh berat sekali."
Eala, yang kini menempati peringkat 20 dunia dan menjadi unggulan ke-25, bersama McNally sama-sama kesulitan di servis awal. Tiga game pertama diwarnai dengan saling mematahkan servis, seiring kedua pemain saling balas dari garis belakang.
McNally akhirnya berhasil mempertahankan servisnya di game keempat untuk unggul 3-1, namun Eala segera mengambil kendali lagi. Petenis Filipina itu memenangkan servisnya di game kelima, lalu memberi tekanan pada servis McNally berikutnya dan berhasil mematahkannya lagi untuk menyamakan kedudukan 3-3. Eala lalu mempertahankan servis dan mulai mengatur tempo permainan dari garis belakang, sambil terus menekan servis kedua McNally. Ia kembali mematahkan servis McNally di game kedelapan, sebelum dengan tenang menyelesaikan servisnya di game kesembilan untuk merebut set pertama 6-3.
Keunggulan Eala dalam hal winner (12-5) terbukti sangat menentukan, memungkinkan juara DC Open ini mengendalikan jalannya permainan dan menguasai set pembuka.
Kemenangan ini menjadi kemenangan ketiga beruntun Eala atas lawan-lawan dari Amerika, setelah sebelumnya ia mengalahkan Jessica Pegula di final Mubadala DC Open dan Alycia Parks di babak kedua Toronto. Yang lebih penting, petenis Filipina berusia 21 tahun ini masih belum terkalahkan dalam tur lapangan keras Amerika Utara, dengan catatan sempurna 7-0.
"Saya baik-baik saja," jawab Eala ketika ditanya mengenai cedera pergelangan kakinya.
"Ya, saya rasa saya bertahan di pertandingan itu. Sungguh berat sekali."
Eala, yang kini menempati peringkat 20 dunia dan menjadi unggulan ke-25, bersama McNally sama-sama kesulitan di servis awal. Tiga game pertama diwarnai dengan saling mematahkan servis, seiring kedua pemain saling balas dari garis belakang.
McNally akhirnya berhasil mempertahankan servisnya di game keempat untuk unggul 3-1, namun Eala segera mengambil kendali lagi. Petenis Filipina itu memenangkan servisnya di game kelima, lalu memberi tekanan pada servis McNally berikutnya dan berhasil mematahkannya lagi untuk menyamakan kedudukan 3-3. Eala lalu mempertahankan servis dan mulai mengatur tempo permainan dari garis belakang, sambil terus menekan servis kedua McNally. Ia kembali mematahkan servis McNally di game kedelapan, sebelum dengan tenang menyelesaikan servisnya di game kesembilan untuk merebut set pertama 6-3.
Keunggulan Eala dalam hal winner (12-5) terbukti sangat menentukan, memungkinkan juara DC Open ini mengendalikan jalannya permainan dan menguasai set pembuka.