LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen)
Abdul Mu'ti menegaskan bahwa tidak ada pengurangan nilai hadiah bagi para pemenang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional 2026.
Kepastian ini disampaikan setelah
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerima berbagai kritik dan masukan dari masyarakat di media social, terkait kabar penurunan nilai uang pembinaan bagi para peraih medali.
Dengan demikian, hadiah uang pembinaan pemenang
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 tingkat nasional telah dikembalikan dan dipastikan tidak jadi dipangkas setelah mendapat sorotan publiK
"Ketika sempat muncul di media sosial bahwa hadiah Olimpiade diturunkan jumlahnya, kami ingin menegaskan di forum ini hadiah olimpiade ini kami berikan sama jumlahnya dengan OSN 2025," kata Menteri Abdul Mu'ti dalam acara Penutupan dan Penganugerahan OSN jenjang pendidikan menengah yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dikutip Rabu (23/9/2026).
Mendikdasmen menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembalikan nominal hadiah uang pembinaan agar setara dengan pelaksanaan tahun sebelumnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons terhadap aspirasi publik dan untuk menjaga semangat kompetisi yang sehat di kalangan pelajar.
Baca juga: Dari Kekayaan Alam Menjadi Inovasi Berbasis Sains; Kembangkan Potensi Nilam Aceh untuk KosmetikUntuk pemenang OSN 2026 jenjang SMP sederajat dengan tiga cabang olimpiade akan mendapatkan hadiah sebesar Rp5 juta untuk peraih medali perunggu, Rp10 juta untuk medali perak, dan Rp15 juta untuk medali emas.
"Hadiah untuk medali emas Rp 15 juta, medali perak Rp 10 juta, medali perunggu Rp 5 juta," ujarnya.
Sementara untuk hadiah pemenang OSN 2026 jenjang SMA sederajat sebesar Rp25 juta untuk peraih medali emas, kemudian Rp15 juta untuk peraih medali perak dan Rp10 juta untuk medali perunggu.
Nominal tersebut berlaku untuk seluruh bidang OSN 2026. "Sembilan cabang, medali perunggu mendapatkan hadiah Rp 15 juta, medali perak Rp 20 juta, medali emas Rp 25 juta," pungkas Mu'ti.
Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas peran aktifnya dalam memberikan masukan dan melakukan kontrol publik.
Menteri Mu'ti meminta keterlibatan masyarakat dalam menciptakan ekosistem kompetisi sains yang adil dan mendorong lahirnya talenta-talenta muda Indonesia yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan keputusan tersebut, Kemendikdasmen berharap para peserta OSN dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan dan minat di bidang sains.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan memberikan penghargaan yang layak bagi para pelajar berprestasi di seluruh Indonesia.
Viral Kabar Hadiah Uang OSN Berkurang dari Tahun LaluSebelumnya diberitakan bahwa hadiah pemenang OSN untuk jenjang SD dan SMP 2026 berbeda dengan tahun sebelumnya yang lebih sedikit.
Baca juga: Iklannya Viral, Sydney Sweeney Dihujani Kecaman dari Atlet Olimpiade karena Dinilai Rendahkan WanitaDilansir dari akun YouTube resmi Puspresnas bahwa Puspresnas memang telah mengumumkan hasil OSN untuk jenjang SD dan SMP sederajat 2026 pada Minggu (30/8/2026) secara online.
Berdasarkan pengumuman itu diketahui pemenang OSN baik jenjang SD hingga SMP sederajat mendapatkan hadiah paling tinggi sebesar Rp3 juta bagi peraih medali emas. Kemudian hadiah uang sebesar Rp2 juta bagi peraih medali perak, serta uang sebesar Rp 1juta untuk peraih medali perunggu.
Sontak hal ini menuai kritik dan protes dari warganet yang kerap disuarakan melalui media sosial hingga menjadi viral.
(lsi)