Astagfirullah, Viral Challenge Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Sebotol Miras
Esti setiyowati
Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:48 WIB
Ilustrasi minuman keras. Foto: Pexels.
Viral sebuah merek minuman keras (miras), Newport memberikan tantangan (challenge) hafalan Qur'an berhadiah sebotol miras. Promo minuman beralkohol (minol) tersebut dilakukan saat konser musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara pada Ahad (10/8/2026) lalu.
Dalam video yang beredar di platform Threads, brand miras tersebut membagikan tantangan bagi pengunjung yang hafal surah Ad-Dhuha dengan imbalan produk mereka.
Rekaman video memperlihatkan seorang pengunjung yang terlihat membacakan ayat demi ayat dari surah Ad-Dhuha di hadapan pengunjung lain. Penonton lain langsung menyoraki saat pengunjung tersebut menyelesaikan surah Al-Qur'an itu.
Baca juga:MUI Kecam Gimik Promosi Miras Berhadiah Hafalan Al-Qur'an: Langgar Agama, Moral, dan Hukum
Pengunjung yang dapat menyelesaikan tantangan kemudian diberi imbalan sebotol miras.
Aksi promosi tersebut langsung mendapat kecaman publik karena dinilai melukai umat Islam. Selain itu, aksi pembacaan ayat suci Al-Qur'an demi sebotol miras dianggap telah menodai nilai-nilai keagamaan.
Menanggapi hal tersebut, pihak penyelenggara festival, The Sounds Project mengeluarkan pernyataan resmi dengan mengecam aksi tersebut. Mereka menambahkan bahwa pihaknya tidak membenarkan perilaku yang menjadi agama sebagai bahan promosi produk dalam bentuk apapun.
Dalam video yang beredar di platform Threads, brand miras tersebut membagikan tantangan bagi pengunjung yang hafal surah Ad-Dhuha dengan imbalan produk mereka.
Rekaman video memperlihatkan seorang pengunjung yang terlihat membacakan ayat demi ayat dari surah Ad-Dhuha di hadapan pengunjung lain. Penonton lain langsung menyoraki saat pengunjung tersebut menyelesaikan surah Al-Qur'an itu.
Baca juga:MUI Kecam Gimik Promosi Miras Berhadiah Hafalan Al-Qur'an: Langgar Agama, Moral, dan Hukum
Pengunjung yang dapat menyelesaikan tantangan kemudian diberi imbalan sebotol miras.
Aksi promosi tersebut langsung mendapat kecaman publik karena dinilai melukai umat Islam. Selain itu, aksi pembacaan ayat suci Al-Qur'an demi sebotol miras dianggap telah menodai nilai-nilai keagamaan.
Menanggapi hal tersebut, pihak penyelenggara festival, The Sounds Project mengeluarkan pernyataan resmi dengan mengecam aksi tersebut. Mereka menambahkan bahwa pihaknya tidak membenarkan perilaku yang menjadi agama sebagai bahan promosi produk dalam bentuk apapun.