home edukasi & pesantren

Aeronautika Brawijaya Tuntaskan Misi Drone Penyelamat pada Seleksi KRTI 2026

Ahad, 16 Agustus 2026 - 20:17 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Tim Aeronautika Brawijaya dari Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya (UB) yang didampingi oleh dosen pembimbing Cries Avian, S.T., M.T., Ph.D., mengikuti seleksi wilayah Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Sabtu (14/8/2026) secara daring melalui Zoom.

Pada tahap seleksi wilayah tahun ini, sebanyak 51 perguruan tinggi dari berbagai daerah mengikuti kompetisi yang terbagi dalam dua hari pelaksanaan. Dari seluruh peserta tersebut, akan dipilih 16 tim terbaik untuk melaju ke tahap berikutnya yang akan dilaksanakan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Tim Aeronautika Brawijaya yang terdiri dari tiga anggota tim inti, yakni Alexander Stormy Bramantyo yang bertanggung jawab pada bagian elektrikal, Alfi Sayfullah pada bagian software, serta Arjunadinata Richie Romeo Hadi pada bagian mekanikal.

Sementara Muhammad Fadhil Qutrunnada berperan sebagai pilot sekaligus menangani bagian elektrikal, didukung Devint Nehal Dhahiri pada bagian software dan Fidel Christian Supeno pada bagian mekanikal sebagai pit crew ini mengusung konsep drone penyelamat.

Dalam misi yang diberikan, robot terbang diminta untuk membawa dan menjatuhkan medical kit ke dalam kotak yang telah disediakan.

Drone juga harus melewati lintasan berupa lorong atau gate tanpa menggunakan GPS sebagai navigasi utama. Keberhasilan tim dinilai berdasarkan kemampuan menyelesaikan setiap misi, ketepatan menjatuhkan medical kit, serta waktu penyelesaian apabila terdapat tim dengan capaian yang sama.

Pilot drone Tim Aeronautika Brawijaya Muhammad Fadhil Qutrunada, mengatakan bahwa salah satu kendala yang dihadapi tim berasal dari faktor eksternal terutama kondisi cuaca.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya