Buya Yahya Ajak Orang yang Murtad untuk Bertaubat Kembali pada Islam
Muhajirin
Senin, 25 Oktober 2021 - 13:59 WIB
KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya (foto: istimewa)
Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon, KH Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya menilai orang yang murtad (keluar dari Islam) adalah penghianat. Orang murtad memiliki kedudukan rendah di dunia terlebih di akhirat. Selain itu, orang yang keluar dari agama Islam akan kekal berada di dalam neraka.
“Jangan main-main dengan urusan agama. Murtad. Jangan menggampangkan urusan agama, ada pernyataan murtad besok balik lagi, kalau mati, selamanya di neraka,” kata Buya Yahya melalui akun youtube Al-Bahjah Tv, dikutip Senin (25/10/2021).
Dia menyebut zaman sekarang mudah sekali orang menjadi murtad. Hanya karena pekerjaan, pasangan, atau urusan duniawi lainnya, seseorang dapat dengan mudah berpindah agama dan menggadaikan iman. Maka itu, dia mengajak agar orang yang murtad segera bertaubat, sebab ampunan Allah sangat luas.
“Bila dia murtad, dia tak terhormat. Dia rendah di dunia dan rendah di akhirat. Bagi saudaraku yang sedang diuji dengan murtad, kembalilah. Allah Maha Besar pengampunannya. Bila murtad, semua amal baik yang ia lakukan tidak ada gunanya,” ucapnya.
Dalam Islam, murtad adalah keputusan yang memiliki konsekuensi yang sangat besar. Semua amalan kebaikan akan sia-sia. Tidak ada akan dihitung di sisi Allah Ta’ala. Itu tertulis jelas dalam surah Al-Baqarah ayat 217. Allah berfirman:
“Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat,dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”
Maka dari itu, orang yang murtad harus segera bertaubat kepada Allah Ta’ala. Buya Yahya menjelaskan, ada dua cara bertaubat bagi orang murtad. Pertama, membaca kembali dua kalimat syahadat. Kedua, meng-qhada (mengganti) semua kewajiban yang telah ditinggalkan selama murtad seperti shalat.
“Jangan main-main dengan urusan agama. Murtad. Jangan menggampangkan urusan agama, ada pernyataan murtad besok balik lagi, kalau mati, selamanya di neraka,” kata Buya Yahya melalui akun youtube Al-Bahjah Tv, dikutip Senin (25/10/2021).
Dia menyebut zaman sekarang mudah sekali orang menjadi murtad. Hanya karena pekerjaan, pasangan, atau urusan duniawi lainnya, seseorang dapat dengan mudah berpindah agama dan menggadaikan iman. Maka itu, dia mengajak agar orang yang murtad segera bertaubat, sebab ampunan Allah sangat luas.
“Bila dia murtad, dia tak terhormat. Dia rendah di dunia dan rendah di akhirat. Bagi saudaraku yang sedang diuji dengan murtad, kembalilah. Allah Maha Besar pengampunannya. Bila murtad, semua amal baik yang ia lakukan tidak ada gunanya,” ucapnya.
Dalam Islam, murtad adalah keputusan yang memiliki konsekuensi yang sangat besar. Semua amalan kebaikan akan sia-sia. Tidak ada akan dihitung di sisi Allah Ta’ala. Itu tertulis jelas dalam surah Al-Baqarah ayat 217. Allah berfirman:
“Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat,dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”
Maka dari itu, orang yang murtad harus segera bertaubat kepada Allah Ta’ala. Buya Yahya menjelaskan, ada dua cara bertaubat bagi orang murtad. Pertama, membaca kembali dua kalimat syahadat. Kedua, meng-qhada (mengganti) semua kewajiban yang telah ditinggalkan selama murtad seperti shalat.