Sah! Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Esti setiyowati
Senin, 31 Agustus 2026 - 11:59 WIB
Sah! Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031. Foto: TV NU
Gus Kikin, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031. Penetapan ulama bernama lengkap K.H Abdul Hakim Mahfudz melalui musyawarah majelis Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026).
Nama Gus Kikin mendapatkan persetujuan dari Rais Aam terpilih.
Baca juga: Gus Kikin Siap Maju Jadi Calon Ketum PBNU, Tegaskan Bukan karena Ambisi Pribadi
"Secara mufakat memutuskan untuk memilih K.H. Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2026-2031," kata salah satu kiai tim AHWA, K.H. Anwar Iskandar di Jombang.
Gus Kikin memperoleh dukungan terbanyak dalam proses penjaringan bakal calon Ketum PBNU. Ia mengantongi 472 suara dari unsur Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).
Dukungan tersebut menjadi bagian dari tahapan sebelum Gus Kikin ditetapkan melalui mekanisme AHWA.
Selain Gus Kikin, empat nama lain yang dinyatakan memenuhi syarat dalam tahapan penjaringan yakni KH Zulfa Mustofa, KH Abdussalam Sochib, KH Yahya Cholil Staquf, dan KH Abdul Ghaffar Rozin.
Nama Gus Kikin mendapatkan persetujuan dari Rais Aam terpilih.
Baca juga: Gus Kikin Siap Maju Jadi Calon Ketum PBNU, Tegaskan Bukan karena Ambisi Pribadi
"Secara mufakat memutuskan untuk memilih K.H. Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2026-2031," kata salah satu kiai tim AHWA, K.H. Anwar Iskandar di Jombang.
Gus Kikin memperoleh dukungan terbanyak dalam proses penjaringan bakal calon Ketum PBNU. Ia mengantongi 472 suara dari unsur Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).
Dukungan tersebut menjadi bagian dari tahapan sebelum Gus Kikin ditetapkan melalui mekanisme AHWA.
Selain Gus Kikin, empat nama lain yang dinyatakan memenuhi syarat dalam tahapan penjaringan yakni KH Zulfa Mustofa, KH Abdussalam Sochib, KH Yahya Cholil Staquf, dan KH Abdul Ghaffar Rozin.