Waspada Grup Chat Incar Anak, Percakapan Diduga Bermuatan LGBT
Esti setiyowati
Rabu, 02 September 2026 - 09:00 WIB
Waspada Grup Chat Incar Anak, Percakapan Diduga Bermuatan LGBT. Foto: Pexels.
Sebuah grup WhatsApp bernama “Add People as Much as You Can” menjadi sorotan setelah digital creator Yuda Fajrin mengungkap adanya percakapan yang membahas orientasi seksual dan LGBT di dalam grup tersebut.
Yuda mengatakan, grup itu memiliki pola mengundang anggota baru secara acak. Ia menyebut, salah satu anak dari temannya pernah masuk ke grup tersebut karena mendapat undangan.
Baca juga: Kesbangpol Ungkap Gerakan LGBT di Bekasi Mulai Sasar Ruang Publik
Mengacu pada nama grup yang mengajak untuk menambahkan orang sebanyak mungkin membuat anggotanya memasukkan kontak tanpa proses jelas.
“Ada grup namanya Add People as Much as You Can. Itu nyambung-nyambung tuh, ujung-ujungnya ada beberapa anak di dalam situ,” ujar Yuda dalam keterangannya.
Menurut Yuda, anak tersebut kemudian mengundang ayahnya ke dalam grup. Sang ayah yang berada di dalam grup akhirnya dapat membaca percakapan yang berlangsung.
Yuda mengungkap bahwa sebagian besar percakapan di grup tersebut berisi kiriman stiker. Namun, ia mengaku menemukan pembahasan mengenai LGBT dan orientasi seksual.
Yuda mengatakan, grup itu memiliki pola mengundang anggota baru secara acak. Ia menyebut, salah satu anak dari temannya pernah masuk ke grup tersebut karena mendapat undangan.
Baca juga: Kesbangpol Ungkap Gerakan LGBT di Bekasi Mulai Sasar Ruang Publik
Mengacu pada nama grup yang mengajak untuk menambahkan orang sebanyak mungkin membuat anggotanya memasukkan kontak tanpa proses jelas.
“Ada grup namanya Add People as Much as You Can. Itu nyambung-nyambung tuh, ujung-ujungnya ada beberapa anak di dalam situ,” ujar Yuda dalam keterangannya.
Menurut Yuda, anak tersebut kemudian mengundang ayahnya ke dalam grup. Sang ayah yang berada di dalam grup akhirnya dapat membaca percakapan yang berlangsung.
Yuda mengungkap bahwa sebagian besar percakapan di grup tersebut berisi kiriman stiker. Namun, ia mengaku menemukan pembahasan mengenai LGBT dan orientasi seksual.