home global news

Iran Sindir Amerika Terkait Tekanan pada Minyak dan Tipisnya Cadangan Minyak Strategis

Sabtu, 05 September 2026 - 08:36 WIB
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf memperingatkan bahwa Amerika Serikat (AS) sedang menghadapi tekanan yang kian meningkat akibat kenaikan harga kontrak berjangka minyak, tingginya imbal hasil obligasi pemerintah (Treasury), dan menipisnya Cadangan Minyak Strategis (SPR) negara tersebut.

Ia menyatakan bahwa dampak dari kebijakan AS semakin sulit untuk disembunyikan.

Dalam sebuah unggahan di akun X miliknya pada hari Kamis (3/9), Mohammad Baqer Qalibaf menggunakan serangkaian kode samar yang merujuk pada imbal hasil Treasury AS, kontrak berjangka minyak, dan SPR.

Ia meminta Menteri Keuangan AS Scott Bessent untuk melakukan short selling (spekulasi penurunan harga) secara lebih agresif, dan memperingatkan bahwa pengambilan cadangan strategis secara terus-menerus dapat menimbulkan masalah serius bagi gua garam bawah tanah yang digunakan untuk menyimpan cadangan minyak AS.

"OQX26|USGG10YR|DOESSPR," tulisnya.

Baca juga:Kapal di Selat Hormuz Anjlok, Harga Minyak Dunia Terancam Meledak akibat Konflik AS-Iran

"Lakukan short lebih agresif, Jagoan. Seolah-olah kariermu bergantung padanya (karena memang begitu kenyataannya). Atau kuras cadangan hingga di bawah batas aman dan saksikan gua-gua penyimpananmu runtuh (bersama dengan kariermu). Atau berdoalah kepada dewa-dewa garam Bryan Mound," demikian peringatan Qalibaf kepada Bessent, dilansir Tasnim, media pemerintah Iran, Sabtu (5/9/2026).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya