Saudi Buka Ruang Shalat Perempuan di Masjid-Masjid Madinah, Buka Setiap Hari
Esti setiyowati
Sabtu, 05 September 2026 - 10:19 WIB
Saudi Perluas Akses Ibadah, Musala Perempuan di Masjid Madinah Dibuka Setiap Hari.
Arab Saudi memperluas akses ibadah bagi perempuan di Kota Madinah. Pemerintah setempat menyetujui pembukaan ruang shalat khusus perempuan (musalla) di masjid-masjid untuk shalat lima waktu setiap harinya.
Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi, Sheikh Dr Abdullatif bin Abdulaziz Al Alsheikh mengatakan perluasan tersebut tidak hanya berlaku di masjid-masjid besar atau kawasan situs agama, tetapi juga ke masjid-masjid lingkungan.
Baca juga: Mekkah dan Madinah Tembus 10 Besar Kota Paling Banyak Dikunjungi di Dunia
Sebelumnya, sejumlah musala perempuan di masjid hanya dibuka pada waktu tertentu, seperti shalat Jumat, Tarawih selama Ramadan, shalat Idulfitri dan Iduladha, serta periode musim haji.
Adanya kebijakan baru ini, maka jamaah perempuan dapat melaksanakan shalat lima waktu di dalam masjid-masjid di Madinah.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi perempuan yang sedang bekerja, berbelanja, bepergian, atau tengah berkunjung ke Madinah.
Mereka dapat menunaikan shalat tepat waktu tanpa harus kembali ke rumah atau mencari masjid lain yang memiliki ruang shalat perempuan.
Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi, Sheikh Dr Abdullatif bin Abdulaziz Al Alsheikh mengatakan perluasan tersebut tidak hanya berlaku di masjid-masjid besar atau kawasan situs agama, tetapi juga ke masjid-masjid lingkungan.
Baca juga: Mekkah dan Madinah Tembus 10 Besar Kota Paling Banyak Dikunjungi di Dunia
Sebelumnya, sejumlah musala perempuan di masjid hanya dibuka pada waktu tertentu, seperti shalat Jumat, Tarawih selama Ramadan, shalat Idulfitri dan Iduladha, serta periode musim haji.
Adanya kebijakan baru ini, maka jamaah perempuan dapat melaksanakan shalat lima waktu di dalam masjid-masjid di Madinah.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi perempuan yang sedang bekerja, berbelanja, bepergian, atau tengah berkunjung ke Madinah.
Mereka dapat menunaikan shalat tepat waktu tanpa harus kembali ke rumah atau mencari masjid lain yang memiliki ruang shalat perempuan.