Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Ini Bahayanya bagi Kesehatan
Esti setiyowati
Ahad, 06 September 2026 - 11:12 WIB
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Ini Bahayanya bagi Kesehatan. Foto: LANGIT7.ID
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau meluas hingga ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera, bahkan membuat bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara.
Erupsi gunung api tidak hanya memuntahkan lava, tetapi juga dapat mengeluarkan material berupa batuan, gas bersuhu tinggi, serta abu vulkanik dalam jumlah besar.
Baca juga: Abu Vulkanik Terdeteksi di Jakarta, Dinkes DKI Imbau Warga Lindungi Pernapasan dan Mata
Abu vulkanik sendiri berasal dari material batuan yang mengalami penghancuran selama proses letusan, termasuk partikel menyerupai kaca dengan ukuran kurang dari 2 milimeter.
Setelah terlempar ke atmosfer, partikel abu tersebut dapat terbawa angin dalam jarak yang sangat jauh. Dalam kondisi tertentu, sebarannya bahkan dapat mencapai ratusan hingga ribuan kilometer dari sumber letusan.
Dampak Abu Vulkanik bagi Kesehatan
Memiliki sifat yang keras, abrasif (mengikis), dan tidak larut dalam air membuat abu vulkanik berdampak buruk bagi kesehatan, khususnya saat terhirup masuk ke dalam tubuh.
Erupsi gunung api tidak hanya memuntahkan lava, tetapi juga dapat mengeluarkan material berupa batuan, gas bersuhu tinggi, serta abu vulkanik dalam jumlah besar.
Baca juga: Abu Vulkanik Terdeteksi di Jakarta, Dinkes DKI Imbau Warga Lindungi Pernapasan dan Mata
Abu vulkanik sendiri berasal dari material batuan yang mengalami penghancuran selama proses letusan, termasuk partikel menyerupai kaca dengan ukuran kurang dari 2 milimeter.
Setelah terlempar ke atmosfer, partikel abu tersebut dapat terbawa angin dalam jarak yang sangat jauh. Dalam kondisi tertentu, sebarannya bahkan dapat mencapai ratusan hingga ribuan kilometer dari sumber letusan.
Dampak Abu Vulkanik bagi Kesehatan
Memiliki sifat yang keras, abrasif (mengikis), dan tidak larut dalam air membuat abu vulkanik berdampak buruk bagi kesehatan, khususnya saat terhirup masuk ke dalam tubuh.