Kebijakan Pendidikan Gratis dari TK Hingga Kuliah Sesuai Arahan Presiden, Melalui Optimalisasi Dana BOS dan PIP
Lusi mahgriefie
Kamis, 24 September 2026 - 10:03 WIB
Dari kiri ke kanan: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno Mendikdasmen Abdul Muti Menag Nasaruddin Umar Mendiktisaintek Brian Yuliarto. Foto: istimewa
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen untuk memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat, dimulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK), pendidikan dasar dan menengah, hingga perguruan tinggi negeri (PTN).
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9). Sejumlah sejumlah menteri terkait hadir dalam rapat tersebut, untuk membahas penguatan akses sekaligus peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, salah satu yang hadir menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan penekanan terhadap komitmen penyediaan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri. Komitmen tersebut bahkan dimulai sejak jenjang taman kanak-kanak.
"Pak Presiden memberikan penekanan, komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Dan ini juga dimulai dari taman kanak-kanak, sehingga itu yang perlu kami tegaskan,” ujar Abdul Mu'ti dalam keterangannya kepada wartawan seusai rapat, dikutip Kamis (24/9/2026).
Baca juga:Pendidikan Gratis SD Sampai Perguruan Tinggi Negeri (Gerakan Baru dari SBY ke Prabowo)
Ia menambahkan, kebijakan baru dari Presiden Prabowo adalah TK yang selama ini tidak dapat PIP. Namun begitu mulai tahun 2027, TK akan mendapat dana PIP sebesar Rp450.000 per tahun. "Itu komitmen beliau," tegasnya.
Pemerintah, lanjut Menteri Mu'ti, turut membahas penguatan kebijakan pendidikan gratis melalui optimalisasi berbagai instrumen pendanaan pendidikan yang telah tersedia, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9). Sejumlah sejumlah menteri terkait hadir dalam rapat tersebut, untuk membahas penguatan akses sekaligus peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, salah satu yang hadir menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan penekanan terhadap komitmen penyediaan layanan pendidikan gratis bagi murid di sekolah negeri. Komitmen tersebut bahkan dimulai sejak jenjang taman kanak-kanak.
"Pak Presiden memberikan penekanan, komitmen beliau untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi murid di pendidikan dasar dan menengah. Dan ini juga dimulai dari taman kanak-kanak, sehingga itu yang perlu kami tegaskan,” ujar Abdul Mu'ti dalam keterangannya kepada wartawan seusai rapat, dikutip Kamis (24/9/2026).
Baca juga:Pendidikan Gratis SD Sampai Perguruan Tinggi Negeri (Gerakan Baru dari SBY ke Prabowo)
Ia menambahkan, kebijakan baru dari Presiden Prabowo adalah TK yang selama ini tidak dapat PIP. Namun begitu mulai tahun 2027, TK akan mendapat dana PIP sebesar Rp450.000 per tahun. "Itu komitmen beliau," tegasnya.
Pemerintah, lanjut Menteri Mu'ti, turut membahas penguatan kebijakan pendidikan gratis melalui optimalisasi berbagai instrumen pendanaan pendidikan yang telah tersedia, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).