home lifestyle muslim

Kenapa Waktu Maghrib Dilarang Keluar? Ini Penjelasannya

Rabu, 27 Oktober 2021 - 17:08 WIB
Menjelang maghrib banyak orang tua yang meminta anak-anaknya masuk ke dalam rumah. Foto : LANGIT7/iStock
Saat maghrib tiba, hampir sebagian besar orang tua lekas menyuruh anak-anaknya untuk masuk ke dalam rumah dan menutup pintu jendela rapat-rapat. Sebagian masyarakat memiliki anggap menjelang waktu Maghrib adalah saat dimana setan mulai keluar.

Dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia, larangan tersebut sudah berlaku sejak dulu melalui petuah leluhur. Namun, ternyata hal itu sudah disebutkan dalam hadits Rasulullah dari Jabir bin ‘Abdullah radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا كَانَ جُنْحُ اللَّيْلِ، أَوْ أَمْسَيْتُمْ، فَكُفُّوا صِبْيَانَكُمْ، فَإِنَّ الشَّيَاطِينَ تَنْتَشِرُ حِينَئِذٍ، فَإِذَا ذَهَبَ سَاعَةٌ مِنَ اللَّيْلِ فَحُلُّوهُمْ، فَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا، وَأَوْكُوا قِرَبَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، وَخَمِّرُوا آنِيَتَكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ، وَلَوْ أَنْ تَعْرُضُوا عَلَيْهَا شَيْئًا، وَأَطْفِئُوا مَصَابِيحَكُمْ

"Jika awal malam telah tiba (setelah matahari tenggelam), tahanlah anak-anak kecil kalian (di dalam rumah), karena ketika itu setan sedang berkeliaran. Jika telah berlalu sesaat di waktu malam, lepaskanlah mereka (jika mereka mau bermain di luar rumah, maka dipersilakan). (Di awal malam), tutuplah pintu-pintu rumah sambil menyebut nama Allah Ta'ala, karena setan tidak dapat membuka pintu yang digembok (dengan membaca bismillah); tutuplah tandon-tandon (ember) air kalian dan sebutlah nama Allah Ta'ala (ketika menutupnya); tutuplah wadah-wadah kalian (piring atau gelas) dan sebutlah nama Allah Ta’ala (ketika menutupnya), meskipun kalian tutup dengan tutup seadanya (yang tidak bisa menutup dengan sempurna, semacam lidi, sedotan, atau yang lainnya); dan matikanlah lampu-lampu kalian (yang memiliki potensi berbahaya kebakaran jika ditinggal tidur semacam lilin, obor, atau sejenisnya)." (HR Bukhari dan Muslim).

Baca juga : Jelang Maghrib, Ini Sunnah Rasulullah yang Bisa Kita Lakukan

Ustadzah Syifa Nurfadilah yang dihubungi Langit7 menjelaskan, bahwa setan yang dijelaskan dalam hadits ini diyakini sebuah sifat, artinya tidak selalu setan dalam arti makhluk halus.

"Setan dalam hal ini memiliki arti luas. Maknanya adjektif atau berupa sifat, ada setan dalam bentuk manusia, ada juga dalam bentuk penyakit, yang penting bersifat buruk dan membahayakan." papar Ustadzah Syifa kepada Langit7, Senin (26/10/2021).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kajian hadits anjuran rasulullah jelang maghrib waktu maghrib
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya