home global news

Pemuda Harus Kerja Keras dan Tak Gampang Putus Asa

Kamis, 28 Oktober 2021 - 21:59 WIB
Ilustrasi pekerja keras sedang menyeka matanya karena bekerja hingga larut malam. Foto: Langit7.id/iStock
Momentum Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober menjadi pendorong semangat pemuda masa kini untuk dapat mengambil hikmah (pembelajaran) dari Kongres Pemuda 1928 silam. Di antara nilai yang dapat diambil dari peristiwa tersebut adalah pemuda harus kerja keras dan tidak gampang putus asa.

Kerja keras dalam makna umum selain suatu hal yang berorientasi pada profesi dan kompetensi pribadi, makna tersebut juga berlaku pada seluruh aspek kehidupan. Termasuk tidak mudah putus asa dalam berbagai permasalahan dan penderitaan yang tak kunjung usai sekalipun mengancam akidah atau keimanan.

Baca Juga:Yenny Wahid: Pemuda Punya Cara Sendiri Berkontribusi untuk Negara

Sebagaimana Rasulullah ketika meneguhkan generasi sahabat terdahulu yang masuk Islam dan mengalami intimidasi serta siksaan dari kaum musyrikin Quraisy, beliau terus menghidupkan dan menanamkan keyakinan kepada pertolongan ilahi dan kemenangan yang pasti datang bagi orang-orang yang beriman.

Sementara kepada mereka yang tak mampu mempertahankan diri, sedangkan beliau sendiri dan Jamaah Islam sebagai satu kesatuan belum mampu melindungi mereka, beliau menganjurkan supaya hijrah ke negeri Habasyah, di mana mereka dapat hidup dengan aman.

Di belakang hari, Muhajirin yang pertama (Ammar bin Yasir) kembali menggabungkan diri dengan saudara-saudara yang berpadu dalam satu keyakinan dengan mereka di Madinah dan turut aktif mengambil bagian dalam jihad menegakkan kalimat Tauhid seterusnya.

Baca Juga:Komunitas Bersama Pemerintah Ambon Peringati Sumpah Pemuda dengan Bersihkan Sampah
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
sumpah pemuda hari sumpah pemuda rasulullah saw peran pemuda
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya