Dinamika Politik Nasional Memanas, PP Persis Terbitkan Tausiyah untuk Umat
Ahmad zuhdi
Kamis, 05 November 2026 - 20:21 WIB
Dinamika Politik Nasional Memanas, PP Persis Terbitkan Tausiyah untuk Umat
Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak terprovokasi oleh perkembangan isu politik nasional, terutama informasi mengenai dugaan praktik penyadapan ilegal terhadap pejabat negara yang dikaitkan dengan unsur pimpinan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Sikap tersebut disampaikan PP Persis melalui Taushiyah Pimpinan Pusat Persatuan Islam: Menjaga Keutuhan Bangsa, Menegakkan Keadilan, dan Memelihara Stabilitas Nasional Nomor 3086/JJ-C.3/PP/2026.
Ketua Umum PP Persis, KH Jeje Zaenudin dalam tausiyahnya mengingatkan warga jam’iyyah Persis dan masyarakat agar tetap tenang, menjaga persaudaraan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi dan narasi politik yang berpotensi menimbulkan kegaduhan maupun perpecahan.
Pesan menjaga persatuan itu sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Ali Imran ayat 103: “Berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai-berai.”
"PP Persis juga mengimbau masyarakat untuk mengedepankan tabayyun sebelum menerima, menyebarkan, atau memberikan penilaian terhadap informasi yang belum terverifikasi. Kebebasan berpendapat harus disertai tanggung jawab, kejujuran, dan kehati-hatian agar tidak berkembang menjadi fitnah maupun upaya mengadu domba," ujarnya.
Prinsip tersebut ditegaskan dalam QS Al-Hujurat ayat 6 yang memerintahkan umat Islam untuk meneliti kebenaran suatu berita sebelum mengambil tindakan atau menyebarkannya. “Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya,” tambah KH Jeje mengutip ayat tersebut.
Dalam menyikapi persoalan strategis, Ketua Umum PP Persis meminta warga jam’iyyah bertindak bijaksana dengan mengembalikan persoalan kepada pihak yang memiliki otoritas, kompetensi, dan tanggung jawab. Pimpinan Pusat juga akan terus mencermati serta memusyawarahkan perkembangan situasi sesuai kewenangan dan mekanisme organisasi.
Sikap tersebut disampaikan PP Persis melalui Taushiyah Pimpinan Pusat Persatuan Islam: Menjaga Keutuhan Bangsa, Menegakkan Keadilan, dan Memelihara Stabilitas Nasional Nomor 3086/JJ-C.3/PP/2026.
Ketua Umum PP Persis, KH Jeje Zaenudin dalam tausiyahnya mengingatkan warga jam’iyyah Persis dan masyarakat agar tetap tenang, menjaga persaudaraan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi dan narasi politik yang berpotensi menimbulkan kegaduhan maupun perpecahan.
Pesan menjaga persatuan itu sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Ali Imran ayat 103: “Berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah dan janganlah kamu bercerai-berai.”
"PP Persis juga mengimbau masyarakat untuk mengedepankan tabayyun sebelum menerima, menyebarkan, atau memberikan penilaian terhadap informasi yang belum terverifikasi. Kebebasan berpendapat harus disertai tanggung jawab, kejujuran, dan kehati-hatian agar tidak berkembang menjadi fitnah maupun upaya mengadu domba," ujarnya.
Prinsip tersebut ditegaskan dalam QS Al-Hujurat ayat 6 yang memerintahkan umat Islam untuk meneliti kebenaran suatu berita sebelum mengambil tindakan atau menyebarkannya. “Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya,” tambah KH Jeje mengutip ayat tersebut.
Dalam menyikapi persoalan strategis, Ketua Umum PP Persis meminta warga jam’iyyah bertindak bijaksana dengan mengembalikan persoalan kepada pihak yang memiliki otoritas, kompetensi, dan tanggung jawab. Pimpinan Pusat juga akan terus mencermati serta memusyawarahkan perkembangan situasi sesuai kewenangan dan mekanisme organisasi.