LANGIT7.ID - Jakarta; - Sejumlah
politisi Muslim dan keturunan Arab mencatat sejarah dalam
pemilu paruh waktu Amerika Serikat (AS). Mereka berhasil memenangkan kursi di Kongres dan lembaga legislatif negara bagian, meski selama kampanye menghadapi meningkatnya sentimen anti-Muslim dan serangan terhadap komunitas mereka.
Salah satu kemenangan penting diraih Abdul El-Sayed,
politisi keturunan Mesir yang menjadi senator Muslim pertama di AS. Selain itu, sejumlah politisi keturunan Palestina, Lebanon, dan negara lainnya juga berhasil terpilih.
Baca juga: Sejarah Baru Amerika! Abdul El-Sayed Jadi Senator Muslim Pertama AS, Kalahkan Jagoan TrumpSedikitnya tujuh kandidat Muslim dilaporkan memenangkan kursi di Kongres AS, terdiri atas satu senator dan enam anggota DPR.
Berikut sejumlah tokoh yang berhasil memenangkan pemilihan:
1. Abdul El-Sayed, senator Muslim pertama AS
Politisi Partai Demokrat keturunan Mesir, Abdul El-Sayed (42), mengalahkan kandidat Partai Republik Mike Rogers di Michigan. Ia menjadi Muslim pertama yang terpilih sebagai senator AS.
El-Sayed merupakan dokter dan pakar kesehatan masyarakat. Dalam kampanyenya, ia mengangkat isu layanan kesehatan, biaya hidup, dan pengurangan pengaruh perusahaan besar dalam politik.
Ia juga mengkritik bantuan militer AS kepada Israel dan Mesir. Selama kampanye, lawan politiknya melontarkan tuduhan tanpa dasar yang mengaitkannya dengan kelompok ekstremis.
2. Adam Hamawy, dokter yang pernah merawat korban di Gaza
Dokter bedah keturunan Mesir, Adam Hamawy, mengalahkan kandidat Partai Republik Greg Mele di Distrik Kongres ke-12 New Jersey. Ia menjadi anggota Kongres Muslim pertama dari negara bagian tersebut.
Hamawy merupakan mantan dokter bedah Angkatan Darat AS. Pada 2004, ia membantu menyelamatkan Tammy Duckworth setelah helikopter yang ditumpanginya ditembak jatuh di Irak. Duckworth kemudian menjadi senator AS.
Ia juga pernah menjadi relawan medis di Gaza dan merawat warga Palestina yang terluka akibat serangan Israel, termasuk anak-anak dengan luka parah.
3. Rashida Tlaib kembali terpilih untuk periode kelima
Politisi keturunan Palestina, Rashida Tlaib, kembali memenangkan kursi Kongres AS dari Distrik ke-12 Michigan.
Baca juga: Abdul El-Sayed Calon Senator Muslim Menangkan Pemilihan Pendahuluan Demokrat untuk Senat, Kalahkan Calon Pro IsraelIni menjadi periode kelimanya di Kongres. Tlaib merupakan satu dari dua perempuan Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres pada 2018. Ia dikenal sebagai pengkritik kebijakan Israel dan perang di Gaza.
4. Ilhan Omar kembali terpilih di Minnesota
Politisi Muslim keturunan Somalia, Ilhan Omar, berhasil mempertahankan kursinya di Kongres AS dari Distrik ke-5 Minnesota.
Omar juga merupakan salah satu perempuan Muslim pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres pada 2018. Ia kerap mengkritik dukungan AS kepada Israel dan beberapa kali menjadi sasaran serangan politik Presiden Donald Trump.
5. Darializa Avila Chevalier, Muslimah Latin pertama di Kongres
Politisi Partai Demokrat berusia 33 tahun keturunan Republik Dominika, Darializa Avila Chevalier, memenangkan kursi Kongres dari Distrik ke-13 New York.
Ia dilaporkan menjadi perempuan Muslim keturunan Latina pertama yang terpilih menjadi anggota Kongres AS. Sebelumnya, ia dikenal aktif dalam gerakan hak-hak sipil dan aksi solidaritas untuk Palestina.
6. Andre Carson dan Lateefah Simon kembali terpilih
Dua politisi Muslim Partai Demokrat lainnya juga berhasil mempertahankan kursi di DPR AS.
Andre Carson kembali terpilih mewakili Distrik ke-7 Indiana, yang telah diwakilinya sejak 2008. Sementara itu, aktivis hak-hak sipil Lateefah Simon kembali memenangkan kursi dari Distrik ke-12 California.
7. Aber Kawas, politisi keturunan Palestina di New York
Aktivis keturunan Palestina, Aber Kawas, dilaporkan memenangkan kursi Senat Negara Bagian New York dari Distrik ke-12.
Keluarganya merupakan warga Palestina yang terusir dari tanah kelahirannya pada 1948 sebelum akhirnya menetap di AS.
Dalam kampanyenya, Kawas mengangkat isu perumahan terjangkau, layanan kesehatan, hak imigran, serta penolakan terhadap pendanaan AS untuk perang Israel di Gaza.
Baca juga: Raup 75 Persen Suara! Aber Kawas, Muslimah Palestina Terpilih Jadi Senator New York8. Abbas Alawieh, politisi keturunan Lebanon di Michigan
Politisi Partai Demokrat keturunan Lebanon, Abbas Alawieh, dilaporkan terpilih sebagai anggota Senat Negara Bagian Michigan dari Distrik ke-2. Wilayah ini mencakup Dearborn dan daerah sekitarnya.
Alawieh merupakan salah satu penggagas gerakan Uncommitted, yang memprotes dukungan Presiden Joe Biden terhadap Israel dalam pemilu presiden 2024.
9. Nabeela Syed, Muslim keturunan India terpilih di Illinois
Politisi Muslim keturunan India, Nabeela Syed, mengalahkan kandidat Partai Republik Darby Hills dalam pemilihan Senat Negara Bagian Illinois dari Distrik ke-26.
Sebelumnya, Syed merupakan anggota DPR negara bagian. Kemenangannya membuat kursi tersebut beralih dari Partai Republik ke Partai Demokrat.
Selain sembilan nama tersebut, sejumlah politisi keturunan Arab dan Muslim lainnya juga berhasil memenangkan pemilihan.
Politisi Partai Republik keturunan Lebanon, Darin LaHood, kembali mempertahankan kursinya di Kongres AS dari Illinois. Ia mengaku bangga dengan darah Lebanon yang diwarisi dari buyutnya.
LaHood juga menjadi salah satu ketua US-Lebanon Friendship Caucus yang bertujuan memperkuat hubungan AS dan Lebanon.
Dari komunitas Palestina, Iman Jodeh terpilih di Distrik ke-29 Senat Negara Bagian Colorado, sedangkan Ruwa Romman menang di Distrik ke-7 Senat Negara Bagian Georgia.
Abdelnasser Rashid juga diproyeksikan kembali mempertahankan kursinya di DPR Negara Bagian Illinois.
Sejumlah perempuan Muslim lainnya yang dilaporkan terpilih kembali adalah Zaynab Mohamed di Minnesota, Munira Abdullahi di Ohio, Maryam Khan di Connecticut, dan Madinah Wilson-Anton di Delaware.
Sementara itu, dari komunitas keturunan Pakistan, Salman Bhojani dan Suleman Lalani kembali terpilih menjadi anggota legislatif Texas. Saud Anwar mempertahankan kursinya di Senat Connecticut, sedangkan Tarik Khan kembali terpilih menjadi anggota DPR Negara Bagian Pennsylvania.
Kemenangan para politisi ini menunjukkan semakin besarnya keterlibatan komunitas Muslim dan keturunan imigran dalam politik AS, baik di tingkat nasional maupun negara bagian. (Sumber: The New Arab)
(est)