Alami Gesekan dengan Ibu Mertua? Begini Adabnya dalam Agama
Muhammad rifai akif
Ahad, 31 Oktober 2021 - 12:14 WIB
Tiga dari empat pasangan mengaku bentrok dengan mertua. Foto : LANGIT7/iStock
Banyak cerita yang menggambarkan ketidakakurann antara ibu mertua dengan menantu perempuan. Tak hanya ada di film atau sinetron saja, konflik ibu mertua dan mantu perempuan pun banyak ditemui din kehidupan nyata.
dr. Sara Elise Wijono M.Res dalam laman klikdokter mengatakan, "Tiga dari empat pasangan mengaku bentrok dengan mertua. Menariknya, hanya 15 persen konflik terjadi antara menantu pria dengan ibu mertuanya."
Selanjutnya, survei terkini menunjukkan bahwa 60 persen menantu wanita merasa tidak bahagia akibat pergesekan ini. Di sisi lain, ibu mertua sering merasa dikucilkan dari kehidupan anaknya oleh menantu wanita akibat masih merasa ‘berhak’ dalam kehidupan anak laki-lakinya. Tak hanya berhenti di situ, ibu mertua terkadang merasa khawatir kehidupan anaknya tidak sebaik saat sebelum menikah.
Menurut psikolog Intan Erlita M.Psi pergesekan yang terjadi antara ibu mertua dan menantu perempuan memang kerap sekali terjadi, faktor utamanya adalah sesama perempuan.
"Perempuan itu ingin diperhatikan. Ibu ingin diperhatikan oleh anaknya, istrinya pun begitu. Ibu ingin dianggap menjadi nomor satu bagi anak laki-lakinya, istrinya pun begitu". ujarnya saat dihubungi Langit7 pada Ahad (31/10/2021).
Intan pun menyimpulkan jika masing-masing masih memiliki ego dengan hal diatas, maka akan sering terjadi tabrakan dan gesekan. Hal ini tentu akan membuat bingung suami yang berada di tengah-tengah.
Baca juga : Sahkah Perkawinan Tanpa Restu Orang Tua?
dr. Sara Elise Wijono M.Res dalam laman klikdokter mengatakan, "Tiga dari empat pasangan mengaku bentrok dengan mertua. Menariknya, hanya 15 persen konflik terjadi antara menantu pria dengan ibu mertuanya."
Selanjutnya, survei terkini menunjukkan bahwa 60 persen menantu wanita merasa tidak bahagia akibat pergesekan ini. Di sisi lain, ibu mertua sering merasa dikucilkan dari kehidupan anaknya oleh menantu wanita akibat masih merasa ‘berhak’ dalam kehidupan anak laki-lakinya. Tak hanya berhenti di situ, ibu mertua terkadang merasa khawatir kehidupan anaknya tidak sebaik saat sebelum menikah.
Menurut psikolog Intan Erlita M.Psi pergesekan yang terjadi antara ibu mertua dan menantu perempuan memang kerap sekali terjadi, faktor utamanya adalah sesama perempuan.
"Perempuan itu ingin diperhatikan. Ibu ingin diperhatikan oleh anaknya, istrinya pun begitu. Ibu ingin dianggap menjadi nomor satu bagi anak laki-lakinya, istrinya pun begitu". ujarnya saat dihubungi Langit7 pada Ahad (31/10/2021).
Intan pun menyimpulkan jika masing-masing masih memiliki ego dengan hal diatas, maka akan sering terjadi tabrakan dan gesekan. Hal ini tentu akan membuat bingung suami yang berada di tengah-tengah.
Baca juga : Sahkah Perkawinan Tanpa Restu Orang Tua?